Suara.com - Juru bicara tentara penjajahan Israel membuat bukti-bukti ngawur untuk menjadi alasan RS Anak Rantisi dibombardir. Mereka menganggap kalau rumah sakit tersebut merupakan basecamp bagi para teroris.
Dalam video yang beredar, tampak jubir tentara Israel itu memperlihatkan sebuah kalender di RS Rantisi sebagai bukti ada jawal shift-shiftan untuk menjaga tawanan yang dibuat Hamas. Padahal kalender yang ditunjukan hanya daftar hari dari senin sampai minggu.
Kendati demikian, media di sana malah membuat bukti-bukti ngawur itu sebagai bahan propaganda. Berikut adalah poin-poin ngawur yang ditunjukkan oleh tentara Israel melansir pada akun X @kucinggendut_.
Pertama, jubir tentara Israel itu mengatakan ada terowongan di rumah sakit dan mengria tawananan di simpan di bawah RS. Mereka juga menggunakan pakaian wanita hingga susu sebagai bukti penyaderaan.
"Israel nggak bisa nemuin terowongan atau senjata apa pun di sana, jadilah mereka bohong lagi dengan bilang kalo "tawanan disimpan di ruang bawah tanah rs". Pun nggak masuk akal karena gimana cara mobilisasinya dengan kondisi rs mereka kepung begitu," tulis pemilik akun.
"Mereka bikin pakaian wanita, popok, susu, dan toilet darurat sebagai bukti ada penyanderaan. Padahal itu semua adalah milik ribuan warga sipil yang mencari perlindungan di rs. Mereka nyebut ada sekat, infocus, alat teleconference berlabel UNRWA dll. Laiya memang, orang yang ditunjukkan itu RUANG RAPAT di rs," imbuhnya.
Selain itu, media setempat juga terlalu terburu-buru menyebarkan propaganda tanpa meminta seorang translator bahasa Arab untuk memverifikasi daftar teror yang ditunjuk pada kalendar.
"Media Israel dengan pedenya buru-buru menyebar propaganda suka-suka ini sebagai sebuah fakta tanpa meminta seorang translator bahasa Arab untuk memverifikasi "daftar teror" tersebut. Padahal isinya cuma seven days a week. Apa tidak malu? Ya tidak," ungkapnya.
Bahkan dalam video yang beredar itu, mereka masih menggunakan narasi soal tempat penyimpanan senjata hingga membuat isu ada rumah anggota Hamas di sekitar rumah sakit. Meski sudah memeriksa setiap sudut bangunan rumah sakit mereka tak menemukan bukti kuat apapun dari poin di atas.
Baca Juga: Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa