Suara.com - Indonesia adalah salah satu negara yang paling keras menyuarakan penentangannya pada pendudukan Israel di kawasan Palestina. Tapi sebuah pertanyaan muncul, apakah paspor Indonesia bisa masuk Israel? Lalu bagaimana sebaliknya?
Ternyata kebijakan ini merupakan hal legal yang telah diambil sejak lama oleh pemerintah Indonesia. Indonesia sejatinya tidak mengakui Israel sebagai sebuah negara yang berdaulat, sehingga tidak pernah ada hubungan bilateral yang terjalin antara dua negara ini.
Paspor Indonesia Bisa Masuk Israel
Meski kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia adalah dengan tidak mengizinkan paspor Israel masuk ke wilayah NKRI, namun hal sebaliknya tidak berlaku. Pemerintah Israel tidak menerapkan kebijakan serupa, dan terus mendorong berbagai upaya kerjasama dengan Indonesia.
Upaya ini dilakukan melalui jalur non-diplomatik, dengan hubungan bisnis dan teknologi. Israel sebagai sebuah negara tidak mengakui kebijakan Indonesia atas pelarangan ini, sehingga mereka tidak menerapkan kebijakan serupa yang melarang warga Indonesia masuk ke Israel.
Secara praktis, cukup banyak negara muslim di dunia yang telah menjalin kerja sama dengan Israel. Namun demikian kebijakan ini masih diterapkan oleh pemerintah Indonesia, sebagai salah satu bentuk dukungannya pada kemerdekaan Palestina, dan penentangan pada pendudukan yang dilakukan Israel atas wilayah Palestina.
Bagaimana Cara Warga Israel Masuk ke Indonesia?
Sebenarnya dengan kebijakan tersebut berarti warga Israel tidak diperbolehkan datang ke Indonesia tanpa alasan yang jelas dan mendapatkan izin dari pemerintah. Hal ini juga berlaku dengan kewarganegaraan ganda yang memiliki tempat tinggal di luar wilayah Israel.
Jika warga negara atau pemegang paspor Israel memaksa masuk dengan izin palsu atau pemalsuan identitas lainnya, konsekuensi yang diterima akan cenderung berat.
Baca Juga: Warga Gaza Ternyata Tak Pernah Boikot Produk Israel, Bang Onim: Bunuh Diri Kalau Gitu
Beberapa sanksi yang dapat diberikan bagi pemegang paspor Israel yang masuk tanpa izin atau melakukan pelanggaran peraturan adalah mulai dari deportasi, dimasukkan ke daftar hitam, hingga bahkan kurungan penjara bagi pelakunya.
Secara resmi, hubungan antara Indonesia dan Israel memang tidak dijalin di atas kertas dengan konteks formil. Namun demikian masih ada berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan oleh lembaga swasta atau organisasi tertentu dalam rangka hubungan ekonomi dan budaya dengan negara tersebut.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Belum Akan Berakhir, Presiden AS Biden Tetap Dukung Agresi Israel Terhadap Palestina
-
'Carpet Bombing' Siasat Israel Habisi Gaza Mirip Serangan AS ke Irak Tahun 2003
-
Respon Wapres Maruf Amin Soal Fatwa MUI Boikot Produk Israel: Dukung Palestina dan Hentikan Kebiadaban di Gaza!
-
Sosok Tentara Israel Dianggap 'Kemayu' Usai Goyang Gemulai, Instagramnya Diserbu: Emang Boleh Seletoy Itu?
-
Warga Gaza Ternyata Tak Pernah Boikot Produk Israel, Bang Onim: Bunuh Diri Kalau Gitu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas