Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menganggap Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, merupakan tempat pembuangan bagi aparatur sipil negara atau ASN yang bermasalah. Pernyataan Rocky Gerung itu sekaligus menanggapi pernyataan Penjabat Gubernru DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Hal itu disampaikan Rocky Gerung saat menajdi narasumber dalam acara talkshow di channel YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis, 30 November 2023.
"Gubernur DKI bilang gini, ASN kalau anda malas saya kirim ke IKN. Jadi IKN itu tempat pembuangan, tempat penghukuman," kata Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com, Sabtu (2/12/2023).
Dia bahkan menganggap narasi yang kerap disampaikan pemerintahan Jokowi ini tidak baik. Termasuk soal IKN.
"Anda bayangkan seluruh literasi narasi dari rezim Jokowi itu buruk, mines bahkan. Tidak mengajarkan impian," katanya.
"Dimana IKN itu bagus? ada di laptopnya Jokowi, itu dasarnya," katanya menambahkan.
Pernyataan Heru Budi
Sebelumnya Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengancam bakal pindahkan ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta jika tidak bekerja secara maksimal alias malas.
Pernyataan itu disampaikan Heru dalam seminar yang berjudul 'Menuju Masa Depan Jakarta sebagai Kota Global' di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Selasa (28/11/2023) lalu.
Baca Juga: Kubu AMIN Bantah Pakai Isu IKN Buat Dongkrat Dukungan dan Suara
"Jadi, bapak kalau gak bekerja dengan baik, sesuai dengan Undang-Undang ASN yang terbaru, bapak saya pekerjakan ke IKN," kata Heru.
Mendengar peryataan Heru, ASN yang hadir nampak tertawa.
Meski demikian, Heru menyebut ASN yang bersedia dipindahkan ke IKN nantinya bakal mengalami kenaikan pangkat.
"Dua tahun bapak balik bisa diberikan pangkat, tapi bapak pindahnya jangan ke kota besar, tadi saya kasih contoh ke IKN," ucap Kepala sekretariat negara (Kasetpres) itu.
Berita Terkait
-
Semprot Andre Rosiade, Rocky Gerung Sebut Jokowi Bukan Merawat Demokrasi, Tapi Memberantakan Demokrasi
-
ASN DKI Ditawarkan Pindah ke IKN, KAHMI: Bahasa PJ Heru Memotivasi Pegawai
-
PDIP Mau Cabut Laporan karena Sepakat Kritik Jokowi, Rocky Gerung: Lebih Baik Terlambat daripada Telat Sadar
-
Setahun Jabat Pj Gubernur DKI, Heru Budi Sabet Puluhan Penghargaan
-
3 Alasan Kenapa Kasus Rocky Gerung Patut Dihentikan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek