Suara.com - Pemerintah Indonesia terus berupaya mengatasi datangnya pengungsi Rohingya ke berbagai daerah di Aceh. Pasalnya, mayoritas warga Aceh melakukan penolakan dan tidak ingin hidup berdampingan dengan pengungsi Rohingya.
Di tengah gelombang penolakan yang masif, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyarankan agar pengungsi Rohingya ditampung di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Hal ini disampaikan oleh Ma'ruf Amin melalui kanal YouTube Wakil Presiden RI.
"Untuk permasalahan Rohingya, penempatannya akan di mana? Dulu kita pernah menjadikan Pulau Galang di Kepulauan Riau untuk menampung pengungsi dari Vietnam," ujar Ma'ruf Amin saat berada di Universitas Indonesia.
"Nanti kita akan coba bicarakan dan diskusi lagi apakah pemerintah akan menjadikan Galang sebagai tempat penampungan. Saya kira pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah," sambungnya.
Meskipun begitu, banyak masyarakat yang tidak mengetahui sejarah Pulau Galang. Simak inilah 6 fakta menariknya.
Pernah jadi lokasi penampungan pengungsi Vietnam
Pulau Galang yang terletak di selatan Pulau Batam, Kepulaua Riau ini ternyata menyimpan sejarah besar peradaban dari hubungan bilateral Indonesia - Vietnam.
Pulau Galang pernah menjadi kamp penampungan para pengungsi Vietnam pada 1979-1996. Kala itu, para pengungsi Vietnam yang berdatangan ke Indonesia juga disebut 'Manusia Perahu'.
Situasi itu tak lepas dari perang yang terjadi di Vietnam. Dalam periode tersebut, banyak warga memilih kabur dari Tanah kelahiran mereka dan mencari suaka ke negara lain, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Kenapa Pengungsi Rohingya Kabur dari Myanmar Hingga ke Indonesia?
Pemerintah Indonesia saat itu lantas menjadikan Pulau Galang sebagai tempat penampungan mereka. Tak hanya itu, pemerintah juga membangunkan unit unit kesehatan, sekolah, sampai rumah ibadah untuk para pengungsi Vietnam di Pulau Galang.
Sejarah kelam Galang
Namun kehadiran pengungsi Vietnam di Pulau Galang tidak berjalan mulus dan diwarnai peristiwa horor. Sejarah mencatat banyak pengungsi Vietnam yang gugur selama perjalanan laut menuju Galang.
Penyebanya beragam, mulai dari adanya perompakan sampai keadaan fisik yang tidak memadai. Peristiwa itu membuat banyak pengungsi Vietnam datang ke Pulau Galang sudah menjadi jenazah dan dimakamkan di Ngha Trang Grave.
Ratusan warga Vietnam juga banyak yang terkena wabah, sehingga banyak yang juga meninggal saat sudah berada di Pulau Galang.
Tak hanya itu, kisah bunuh diri seorang perempuan Vietnam bernama Tinh Nham Laoi juga menjadi legenda di sekitar Pulau Galang. Konon Nham Laoi bunuh diri setelah diperkosa oleh pengungsi Vietnam lain.
Berita Terkait
-
Kenapa Pengungsi Rohingya Kabur dari Myanmar Hingga ke Indonesia?
-
Apa Itu UNHCR? Ini Sejarah dan Sepak Terjangnya Membantu Pengungsi Rohingya
-
Rohingya Berasal Dari Negara Mana, Myanmar atau Bangladesh,? Simak Asal-Usul dan Alasannya Mengungsi
-
Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga
-
Pengungsi Rohingya Di Aceh Akan dikembalikan Ke Negara Asal, Tepatkah?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu