Kampung Vietnam jadi tempat wisata
Meskipun memiliki sejarah kelam, namun kini Kampung Vietnam di Pulau Galang menjadi salah satu objek wisata di Batam. Kapal-kapal para pengungsi juga masuk sebagai salah satu kekayaan intelektual di Kampung Vietnam Galang.
Jadi lokasi RS khusus covid
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada awal 2020 ternyata juga berdampak bagi warga Batam dan sekitarnya. Pasanya jumlah dan kapasitas rumah sakit di Batam begitu terbatas.
Situasi itu membuat Pemerintah Indonesia akhirnya membangun Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Darurat Covid-19 di Pulau Galang. Hal ini dilakukan demi bisa menampung warga yang sedang menderita Covid-19.
RSKI ini dibangun pada tanggal 8 Maret 2020 dan resmi dibuka pada April 2020. Total anggaran pembangunan rumah sakit ini mencapai Rp 400 miliar.
Setelah hampir 2 tahun menerima pasien dari berbagai daerah di Kepulauan Riau, RSKI Galang resmi tutup pada tanggal 31 Desember 2022.
Masuk dalam daftar pembangunan Eco City
Pulau Galang juga masuk dalam daftar daerah yang akan dibangun Eco City oleh Pemerintah Kota Batam. Hal ini sempat didukung usai munculnya rencana relokasi Pulau Rempang ke Galang,
Baca Juga: Kenapa Pengungsi Rohingya Kabur dari Myanmar Hingga ke Indonesia?
Namun konflik antara masyarakat Rempang dengan Pemko Batam beberapa bulan alu membuat rencana ini mulai dikaji ulang.
Destinasi wisata di ujung Pulau Galang
Pulau terbesar di Selatan Batam ini juga menyimpan keindahan alam yang mempesona.
Salah satunya adalah Pantai Melur yang menjadi destinasi favorit warga lokal untuk menghabiskan akhir pekan, atau sekadar bersantai untuk menikmati sunset yang begitu cantik.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Kenapa Pengungsi Rohingya Kabur dari Myanmar Hingga ke Indonesia?
-
Apa Itu UNHCR? Ini Sejarah dan Sepak Terjangnya Membantu Pengungsi Rohingya
-
Rohingya Berasal Dari Negara Mana, Myanmar atau Bangladesh,? Simak Asal-Usul dan Alasannya Mengungsi
-
Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga
-
Pengungsi Rohingya Di Aceh Akan dikembalikan Ke Negara Asal, Tepatkah?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja
-
Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!