Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, disebut-sebut ingin mengembalikan Novel Baswedan Cs ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika terpilih menjadi Presiden RI. Novel masuk dalam 57 eks pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi pegawai KPK.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Timnas Anies dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Anggar Putra Fidrian.
"Ada 57 yang kemarin gagal TWK itu pasti jadi salah satu hal yang akan kembali diajak masuk," ujar Angga kepada wartawan di Rumah Perubahan, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).
Angga menyebut pemulangan Novel Cs ke KPK untuk memperkuat lembaga antirasuah tersebut.
Ia lalu menyinggung mengenai status pimpinan KPK yakni Filri Bahuri yang kini berstatus tersangka di kasus korupsi.
"Memperkuat kembali KPK di periode berikutnya sehingga bukan berarti KPK sekarang jelek. Tapi itu adalah KPK, di mana pertama dalam sejarah Ketua KPK (Firli Bahuri) jadi tersangka penyuapan," jelas Angga.
Sebagaimana diketahui, Novel Baswedan Cs didepak dari KPK lewat TWK.
Sebanyak 57 eks pegawai KPK dinyatakan tidak lolos sebagai ASN. TWK itu diadakan saat Firl masih menjabat sebagai Ketua KPK.
Baca Juga: Anies Di Acara Dialog Capres APINDO: BUMN Tak Boleh Mematikan Swasta
Berita Terkait
-
Antisipasi Kecurangan, KY Turunkan Tim Awasi Sidang Praperadilan Firli Bahuri dan Eddy Hiariej
-
Sudah Punya Pengalaman, Anies-Cak Imin Siap Buktikan Kemampuan di Debat Perdana Pilpres
-
Firli Terus Melawan, Pertanyakan Alat Bukti Polda Metro Jaya Jadikan Dirinya Tersangka
-
Salip Elektabilitas Ganjar Versi Survei Litbang Kompas, Anies: Perjalanan Masih Panjang
-
Anies Di Acara Dialog Capres APINDO: BUMN Tak Boleh Mematikan Swasta
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas
-
BEM KSI: Dasco Selesaikan Masalah Dana Umat Katolik Secara Bijak, Isunya Jadi Tak Melebar
-
Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina
-
Identitas dan Kronologis Penangkapan Penembak di Acara Gala Dinner Donald Trump
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik