Suara.com - Menantu Habib Rizieq Shihab, Hanif Alatas menceritakan soal kesalihan dari mendiang Syarifah Fadlun bin Yahya semasa hidup. Ia menyebut istri Habib Rizieq itu pernah bercerita kepadanya tentang mimpi didatangi Rasulullah SAW.
Hal ini disampaikan oleh Hanif usai melakukan salat jenazah Syarifah di Pesantren Markaz Syariah, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/12/2023). Dalam mimpi itu, Syarifah disebutnya disenyumi oleh Rasulullah SAW.
"Beliau bermimpi Rasulullah SAW. Bahkan beliau mengatakan rasulullah tersenyum kepada beliau. Ini tanda kesalihan," ujar Hanif.
Menurut Hanif, Syarifah memang sosok yang sangat istikamah atau konsisten menjaga salatnya. Bahkan, tidak pernah ada yang melihat Syarifah meninggalkan salat selama hidup.
"Dari muda sampai sekarang, tidak pernah kami tahu, bahkan Habib Rizieq dan orang-orang di sekitarnya enggak pernah beliau meninggalkan salat sekalipun," ucapnya.
"Jangankan meninggalkan salat, bahkan salat tidak di awal waktu pun hampir tidak pernah. Istikamah sekali dalam menjaga salat di awal waktu," tambahnya menjelaskan.
Tak hanya salat, Syarifah disebutnya tak pernah berhenti mengucap zikir dalam keadaan apapun selama hidup. Karena itu, ia meyakini Syarifah akan mendapatkan tempat tertinggi di sisi Allah SWT.
"Sehingga sampai detik-detik akhir hayatnya yang beliau ingin dengarkan terus adalah zikir kepada Allah SWT," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Syarifah Fadlun bin Yahya, istri Habib Rizieq meninggal dunia pada Sabtu (16/12/2023) sore. Syarifah Fadlun meninggal duna di kediamannya Petamburan, Jakarta Pusat sekitar pukul 15.00 WIB karena sakit.
"Iya, meninggal tadi sekitar jam 3-an. Pas saya pasang itu (status) semenit 2 menit lah," ujar Aziz Yanuar selaku pengacara Habib Rizieq lewat pesan WA, Sabtu.
Ia menerangkan Syarifah Fadlun memang sudah sakit sejak lama.
Sakitnya istri Rizieq itu bahkan sudah pernah disampaikan saat Munajat Kubro 212. Saat itu Rizieq mengaku tidak bisa hadir ke acara yang berlangsung di Monas karena harus mendampingi istrinya yang sakit.
"Ya udah lama sakitnya. (Sakit) komplikasi sih. Ya," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bersaksi Istrinya Utamakan Salat Semasa Hidup, Habib Rizieq: Sakit pun Minta Wudu dan Diimamkan Arah ke Kiblat
-
Istri Tak Pernah Ngeluh, Habib Rizieq Curhat Selama di Penjara: Kesetiaan Beliau Luar Biasa
-
Jelang Antar Istri Tercinta ke Peristirahatan Terakhir, Habib Rizieq: Tolong Dibukakan Pintu Maaf Sebesar-besarnya
-
Keluarga Minta Foto Almarhumah Syarifah Fadlun Yahya Tak Disebar di Medsos: yang Sudah Mohon Dihapus!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Viral Guru SD 30 Tahun Mengabdi Dilaporkan ke Polisi Usai Menegur Murid, Keluarga Minta Dukungan
-
Profil Sari Yuliati: Srikandi Golkar yang Resmi Gantikan Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR RI
-
Kejagung Klaim Masih Telusuri Aset Jurist Tan di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T
-
Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026
-
KPK Periksa 17 Saksi Kasus Dugaan Suap Pajak PT Wanatiara Persada, Termasuk Sang Direktur
-
RUU PPI Masuk Prolegnas, WALHI Nilai Negara Masih Gagal Membaca Krisis Iklim
-
Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
-
Diduga Tak Profesional, Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Diperiksa Jamintel Kejagung