Suara.com - Saat ini sudah banyak UMKM yang memgembangkan usahanya melalui Digital Marketplace & mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan.
Seperti halnya pengalaman yang dibagikan oleh salah satu pemilik UMKM di Desa Sirnagalih pada workshop “Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengrajin Sepatu Sandal di Desa Sirnagalih dalam Penggunaan Digital Marketplace” yang diadakan oleh Mediatics Digital Indonesia & Universitas Indonesia (UI) pada Jumat, (6/10/23).
Pada workshop tersebut Iryana membagikan pengalamannya saat mengelola UMKM di Digital Marketplace. Awalnya, Iryana sempat kebingungan untuk memulai. Bermodalkan KTP & buku rekening, Iryana akhirnya nekat untuk mencoba peruntungan melalui Digital Marketplace.
Pada beberapa bulan pertama, Ia sempat mengalami kerugian karena hanya sedikit sekali produk yang terjual. Namun setelah mempelajari lebih dalam, Iryana akhirnya fokus untuk mendapatkan earned media berupa review & rating agar calon customer memiliki kepercayaan dengan produk yang ditawarkan.
Selain itu saat mengiklankan produk, pemilik UMKM harus punya strategi tersendiri agar budget tidak terbuang sia-sia. Alih-alih langsung memasang iklan pada halaman produk, lebih baik fokus untuk meningkatkan rating/penilaian terlebih dahulu baru memasang iklan.
Hal ini dilakukan semata-mata agar calon customer percaya dengan kualitas produk, kualitas pengiriman, maupun packaging yang bisa mereka lihat melalui review.
Lebih lanjut lagi, agar usaha makin dikenal lebih luas, pemilik UMKM bisa memanfaatkan strategi affiliate. Affiliate Marketing merupakan strategi pemasaran di mana seseorang akan mendapat komisi dari setiap barang yang berhasil dijual. Cara ini lumrah dilakukan oleh banyak pebisnis karena termasuk salah satu strategi yang cukup menguntungkan.
Iryana juga memberikan tips untuk menjaga performa toko online.
Pertama, pemilik UMKM harus memprioritaskan pengiriman & ketersediaan stock. Ia berpesan jangan sampai performa toko menurun hanya karena penjual tidak bisa mengirim barang ke customer tepat waktu.
Baca Juga: Siapa Saja Bisa Berkontribusi, Ini Langkah Toyota untuk Carbon Neutral Solution
Kedua, gunakan keyword yang sering customer cari. Sebagai gambaran, pemilik UMKM bisa mencoba masukkan sebuah keyword pada aplikasi Shopee & sejenisnya, kemudian lihat kira-kira rekomendasi keyword apa yang muncul pada kolom search bar.
Setelah itu, masukkan rekomendasi keyword pada judul produk & deskripsi produk.
Ketiga, perhatikan berat produk lalu tuliskan secara rinci & jujur pada bagian deskripsi. Hal ini dilakukan untuk memudahkan perhitungan ongkos kirim pada pihak ekspedisi
Keempat, jika ingin mengiklankan suatu produk, pilihlah produk terbaik yang menjadi ciri khas dari toko/brand tersebut. Bukan tanpa alasan, tips ini dilakukan untuk memaksimalkan budget iklan yang dimiliki oleh pemilik UMKM.
Berita Terkait
-
Liburan Akhir Tahun Nambah Skill, Coba Ikuti 5 Kelas Workshop Ini!
-
UI dan Hyundai Motor Chung Moo-Koo Foundation Kolaborasi di Bidang Pendidikan
-
Keseruan Membatik di Suara.com Bareng Accor Greater Jakarta dan Batik Koja
-
Kunjungan Bersama Astra ke KBA Pekayon Bekasi, Jadi Bukti Komitmen Perusahaan Ini Terhadap Lingkungan
-
Gelar Workshop Wartawan Lingkungan 2023, Astra Dukung Target KBA Pekayon Bekasi Jadi Kampung Wisata Edukasi Kawasan 2027
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!