Sebelumnya, Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengisi akhir tahunnya dengan blusukan ke Cilincing, Jakarta Utara.
Ia menyapa dan mendengarkan curahan hati masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, Sabtu (30/12/2023). Warga Kampung Sawah, Semper, Cilincing, Adi mengaku tidak menyangka rumahnya dikunjungi Prabowo.
"Alhamdulilah, mimpi apa saya semalam," kata pria berusia 40 tahun itu dengan suara bergetar saat bertemu dan disalami Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo berinteraksi dengan sejumlah warga dan bertanya masalah yang terjadi di lingkungan tersebut.
"Kalau hujan, naik?" tanya Prabowo.
"Naik, Pak," jawab Adi.
Adi mengatakan permasalah air memang menjadi problem utama di kampungnya. Ia menyebut Prabowo berjanji akan membantu memecahkan masalah tersebut.
Setelah mendengarkan keluhan warga, Prabowo lalu bertolak menuju Kampung Rawa Malang yang jaraknya tidak jauh dari Kampung Sawah. Di kampung tersebut, ratusan warga telah menanti kehadirannya untuk bergabung di acara Masak Besar bareng youtuber chef Bobon Santoso.
Warga yang antusias menunggu kehadiran Prabowo, seketika heboh saat capres dari Koalisi Indonesia Maju tersebut tiba di lapangan Kampung Rawa Malang, Semper Timur.
Baca Juga: Klaim Blusukan Ciri Khas PDIP, Hasto: Yang Bisa Pak Ganjar dan Pak Jokowi, Pak Prabowo Tidak Bisa
Prabowo pun menyambut warga dengan mengulurkan tangannya kepada mereka yang ingin bersalaman dengannya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo pun ikut masak dan menyicipi masakan daging sapi bumbu teriyaki, yang akan dibagikan kepada ratusan warga yang hadir. Usai memasak, Prabowo tidak lupa berjoget bareng warga dengan iringan lagu 'Koyo Jogja Istimewa'.
Prabowo yang joget dari sunroof mobilnya, juga mengajak warga joget bersamanya.
Kehadiran Prabowo di Cilincing bukan kali pertama. Sebelumnya, ia juga pernah ikut Masak Besar bersama warga pesisir Cilincing pada Jumat (8/12/2023) lalu.
Tag
Berita Terkait
-
TKN Prabowo-Gibran Sampaikan Duka atas Meninggalnya Ekonom Besar Rizal Ramli: Beliau Orang yang Kritis
-
Imbas Sedekah Pakai Kaus 02, Gus Miftah Dihina sampai Dicaci Maki
-
Klaim Blusukan Ciri Khas PDIP, Hasto: Yang Bisa Pak Ganjar dan Pak Jokowi, Pak Prabowo Tidak Bisa
-
Hari Ini Tak Hadir, Bawaslu Jakpus Panggil Lagi Gibran untuk Diperiksa Besok
-
Fuji Datang ke Acara Ganjar Pranowo, Warganet Malah Bingung: Bukannya Dia Pendukung Sebelah?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Sopir Angkot Tanah Abang, Identitas Sudah Dikantongi
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Ceritakan Detik-detik Ditelepon Seskab Teddy
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol
-
Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien