Suara.com - Hakim Konstitusi Anwar Usman membantah telah bolos dalam rapat permusyawaratan hakim (RPH) sebanyak 28 kali sepanjang 2023.
Menurut Anwar, alasan dia menjadi Hakim Konstitusi paling sering absen RPH ialah karena sepanjang 2023, dia menjabat sebagai Ketua MK sampai putusan Majelis Kehormatan MK (MKMK) mencopotnya dari jabatan tersebut karena dinyatakan telah melakukan pelanggaran etik berat pada 7 November 2023.
Sebagai Ketua MK saat itu, Anwar mengaku kerap melakukan perjalanan dinas sehingga harus absen dalam RPH.
“Jadi, itu lagi dinas dianggap bolos. Kalau dinas kan melakukan tugas negara juga. Saya kan waktu ketua sering dinas ke luar negeri dan dalam negeri juga,” kata Anwar di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2024).
Sebelumnya, PUSAT Kajian Demokrasi, Konstitusi dan HAM (Pandekha) Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan bahwa Anwar menjadi Hakim Konstitusi yang paling banyak absen dalam RPH.
Menanggapi itu, Anwar mengatakan bahwa Pandheka FH UGM hanya melihat dari jumlah hakim dalam putusan. Namun, hal tersebut tidak memuat informasi mengenai alasan hakim tidak hadir dalam RPH.
“Jadi kan begini, yang bersangkutan hanya melihat ‘demikianlah diputus oleh sekian hakim’. Memang tidak ada keterangan bahwa kok kurang satu misalnya kemana,” ujar Anwar.
Dalam laporan Pandheka FH UGM, terungkap bahwa Anwar absen RPH sebanyak 28 kali sepanjang 2023.
“Secara statistik ada hakim-hakim yang sering bolos dalam Rapat Permusyawaratan Hakim di 2023. Ini rankingnya Anwar Usman adalah hakim yang paling sering tidak ikut rapat permusyawaratan hakim untuk memutuskan perkara,” kata Ketua Pandheka FH UGM Yance Arizona, Minggu (31/12/2023).
Baca Juga: Kesal Sampai Ucap Goblok Gara-gara Lahan, Cak Imin Minta Prabowo: Tak Usah Adu Emosi
Berita Terkait
-
MK Bersiap Hadapi Perkara PHPU, Dari Pembaruan Regulasi Hingga Pembentukan MKMK Permanen
-
MK Habiskan Anggaran Rp 406,9 M Sepanjang 2023, Paling Banyak Untuk Belanja Barang
-
Koleksi Mobil dan Punya Toyota Kijang Tua, Ternyata Segini Tajirnya Anwar Usman Pamannya Gibran
-
Punya Toyota Kijang Tua, Segini Tajirnya Anwar Usman Pamannya Gibran
-
Yusril Anggap KPU Tak Melanggar Etik Loloskan Gibran, Putusan Ini Jadi Acuannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka
-
Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon