Suara.com - Sebanyak 3 calon legislatif (caleg) dan belasan kader dari Partai Kebangkatan Bangsa atau PKB Banten mendeklarasikan dukungannya kepada paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) di Posko Santri Milenial Banten di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (17/1/2023) sore.
Tak hanya mendeklarasikan dukungan, mereka pun turut menyerahkan surat penyataan dukungan yang ditandatangi di atas materai untuk bergabung bersama Santri Milenial Banten dalam memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Bahkan belasan caleg dan kader PKB Banten itu pun secara sukarela mengenakan kaos bergambar Prabowo-Gibran. Mereka juga berfoto dengan pose dua jari.
"Kami datang ke sini dari Partai Kebangkitan Bangsa, menyatakan pernyataan sikap kami untuk mendukung Prabowo-Gibran. Dan di sini kami menyerahkan surat pernyataan sikap kami dan telah ditandatangi dengan materai," kata Caleg DPRD Provinsi Banten dari PKB dapil Kabupaten Pandeglang, Enung Nurhayati, Rabu (17/1/2023).
Kata Enung, alasan dirinya bersama kader lain beralih dukungan dari paslon 01 Anies Baswedan - Cak Imin (AMIN) ke Prabowo-Gibran murni atas dasar pilihan hati nurani.
"Kalau untuk alasan sendiri, saya dari hati nurani saya, tidak ada paksaan dari pihak manapun, murni berdasarkan hati nurani saya untuk mendukung paslon 02," ujarnya.
Bahkan, dengan tegas Enung mengatakan, dirinya pun siap menerima resiko dan konsekuensi yang bakal diterima lantaran lebih memilih mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 dibandingkan Amin yang diusung PKB.
"Itu sudah kita pikirkan, segala resiko yang kita ambil, segala perbuatan yang kita ambil itu ada resiko dan apapun resikonya? Kita siap," tegas Enung.
Sementara, caleg DPRD Provinsi Banten dari PKB lainnya, Euis Rahmawati mengklaim, bahwa hampir 75 persen kader PKB Banten telah memutuskan untuk mendukung Prabowo-Gibran.
"Kayaknya hampir 75 persen (kader PKB dukung Prabowo - Gibran), cuma memang ada yang berani memperlihatkan sikap, dan ada yang di belakang saja," ujar Euis.
Baca Juga: Prabowo Subianto Santap Mie Sagu, Kuliner Wajib saat Berkunjung ke Riau
Saat disinggung terkait mekanisme kampanye yang akan dilakukannya sebagai caleg dari PKB, Euis mengaku akan terus mensosialisasikan ke masyarakat untuk meraih suara sambil mengkampanyekan sosok Prabowo-Gibran.
"Ya tetap, kita akan kampanye diri sendiri, dan Pak Prabowo. Kita kan jelas anggota PKB, tidak perlu memelas dan meminta, tapi dari nurani hati saya tetap mengkampanyekan capres - cawapres 02," kata Euis.
Menanggapi hal itu, Dewan Pembina Santri Milenial Banten KH Matin Syarkowi mengatakan, pihaknya selalu terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung dengan relawan pendukung Prabowo - Gibran, meski dari kader partai pendukung paslon lain.
"Ya kalau ada dari paslon 01 maupun 03 mau bergabung memenangkan capres - cawapres 02, ya kita tampung," kata KH Matin.
Menurutnya, sosok Prabowo Subianto menjadi magnet tersendiri bagi pihak-pihak yang beralih dukungan dari paslon lain ke paslon 02 lantaran dikenal sebagai seorang negarawan yang baik untuk menjadi pemimpin Indonesia.
"Kalau orang Nahdiyin itu kan di koalisi 01, itu ada asas politiknya yang berbeda dengan Nahdiyin, jadi kalau Nahdiyin yang cerdas itu akan beralih ke paslon 02. Makanya nurani mereka mau beralih, karena paham asas politik itu seperti apa," tandas KH Matin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Di Balik Jerat Jual Beli Bayi: Kerentanan Ibu, Jebakan Medsos, dan Lenyapnya Hak Anak
-
Dunia Memanas: Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal