Suara.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan kemungkinan ada kementerian yang fokus menangani ekonomi kreatif dan digitalisasi.
Hal tersebut diungkapkan Gibran saat hadir di Avenue of The Stars Kemang Village, Jakarta Selatan.
Awalnya, Gibran ditanya oleh musisi Tompi mengenai rencana kebijakan yang fokus di dunia musik bila terpilih.
Baca Juga:
Fakta Masjid Ibu Anies Baswedan di Sorong, Dibangun di Atas Darah Pejuang Palestina
"Gue pengin tanya nih musik itu kan selalu jadi bahasa dalam perjuangan politik sejak negara ini berdiri dan semuanya pasti menjadi musik ini sebagai alat komunikasi. Nah musik harus dapat tempat bagus nih nantinya di pemerintahan yang baru maupun yang sudah berjalan. Sekarang udah ada gak sih kira-kira apa yang dilakukan di sekitar musik ini," ujar Tompi dikutip dari akun TikTok Maswaliran, Kamis (18/1/2024).
Gibran kemudian menyampaikan keseriusannya yang berpihak pada ekonomi kreatif, termasuk musik.
"Udah sering kita gaungkan ya yang jelas tujuan kita kan menuju Indonesia emas. Keluar dari middle income trap. Kan ada beberapa cara ya, hilirisasi, pembangunan yang tidak lagi Jawa sentris, lalu yang paling penting ini UMKM sama ekonomi kreatif, musik pasti," kata Gibran.
Dia juga menyampaikan kemungkinan bakal ada kementerian yang khusus menangani ekonomi kreatif dan digitalisasi.
"Dulu kan kita punya bekraf segala macam ya ini mungkin nanti ke depan perlu kementerian yang benar-benar fokus ke ekonomi kreatif sama digitalisasi," ungkap Gibran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?