Suara.com - Selvi Ananda pada hari ini, Jumat (2/2) ikut mendampingi suaminya yang juga cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menemui masyarakat di Kota Depok, Jawa Barat.
Selvi dan Gibran sempat mendatangi ibu-ibu hamil di Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Di sana, Gibran dan Selvi sempat berbincang dengan ibu-ibu hamil di balai warga RT 02/09, Ratu Jaya, Cipayung, Depok.
Saat audience itu, Selvi Ananda sempat menyapa seorang ibu hamil dan berikan pesan khusus.
Baca juga:
- Dorothea Eliana Indah Wanita yang Setia pada Si Gembel Kolektif Absolut Adian Napitupulu
- GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik
- Survei LSI Prabowo-Gibran Tertinggi di Jabar, Anak Jokowi Puji Keras Keras Sosok Ini
- PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung
"Jangan lupa ibu minum obat-obatan penambah darah dan vitamin. Yang penting diperhatikan asupan gizinya. Semoga semua sehat ya," kata Selvi.
Tak hany Selvi, Gibran pun sempat bertanya kepada ibu-ibu hamil tersebut perihal kondisi mereka.
"Ibu-ibu enggak ada yang mual ya?" tanya Gibran.
Salah seorang ibu kemudian menjawab bahwa saat ini ia mengalami mual karena sedang mengandung anak pertama.
"Saya mual usia kehamilan 3 bulan anak pertama. Kalau pagi mual, kalau diisi makanan mual," keluh seorang ibu.
Baca Juga: Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Pencucian Uang, Duga Pelaku Tak Senang Ia dukung Prabowo-Gibran?
Gibran pun memberikan pesan agar ibu itu tetap makan demi menjaga kondisi bayi dalam kandungan tetap sehat.
"Harus dipaksa (makan) ya Bu biar bayinya sehat," ucap Gibran seperti dikutip dari Antara.
Gibran dan Selvi di Depok juga sempat blusukan ke Pasar Kemiri Muka, Depok.
Pantauan Suara.com, Gibran terlihat didampingi istrinya Selvi Ananda. Kehadiran cawapres pendamping capres Prabowo Subianto tersebut menarik perhatian pengunjung hingga pedagang pasar.
"Ok gas, ok gas nomor 2," sahut pedagang.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Pencucian Uang, Duga Pelaku Tak Senang Ia dukung Prabowo-Gibran?
-
Gencar Kampanye Bareng Ketum Parpol: Usai Ditempel AHY di Jatim, Kini Airlangga Kawal Prabowo di Sulsel
-
SBY Turun Gunung Promosikan Prabowo di Jatim, Kemungkinan Pilpres Satu Putaran Menguat?
-
Gemas! Pipinya Dicubit Pedagang saat Blusukan ke Pasar Kemiri Depok, Begini Ekspresi Gibran
-
Habib Rizieq Minta Warga Tak Kafirkan Orang Beda Pilihan, Netizen Sindir Anies Baswedan: Sadar, Dulu Hanya Dimanfaatin
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos