Suara.com - Kabar bahagia untuk para petani dibawa oleh Koordinator Nasional Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Kornas Gempita) bersama Korda Gempita Kabupaten Subang yang baru melakukan MoU dengan perusahaan benih dan pupuk.
MoU ini menjadi bagian dari kesanggupan memberikan bantuan benih dan pupuk melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
Adapun perusahaan tersebut yakni, PT Bisi International, PT Syngenta Indonesia, PT Coverta Agriscience, PT. Sang Hyang Seri, PT Benih Citra Asia dan PT. Swakabumi.
Kerjasama kemitraan strategis ini dimaksudkan untuk membangun percepatan tanam jagung dalam rangka peningkatan produksi jagung nasional.
Sebagai Pilot Project, petani yang dibawah naungan Gempita (Gerakan Pemuda Tani Indonesia) akan melangsungkan masa penanaman jagung pada bulan Febuari.
Menurut Koordinator Nasional Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA), Ibrahimi Aswani SH, program ini sebagai upaya pengujian bibit berkualitas untuk petani serta upaya ciptakan kepastian harga.
"Program ini kita dorong bersama ibu Direktur Pembiayaan Ditjen PSP, sebagai upaya pengujian mana bibit yang berkualitas untuk di tanam oleh petani dan sekaligus upaya menciptakan kepastian harga bagi para petani, agar setelah panen tidak lagi dipermainkan harganya oleh pihak-pihak yang senang melihat penderitaan bagi para petani" jelasnya.
Kemudian, dari hasil produksi jagung tersebut yang terdapat di wilayah Jawa Barat lebih khususnya Kabupaten Subang akan di beli oleh Gempita dan PT. Bisi Internasional sebagai offtaker.
Kementerian Pertanian RI melalui Direktrorat Pembiayaan dan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Kabupaten Subang mempunyai peran dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Maruarar Sirait Ajak Warga Subang Menangkan Prabowo-Gibran di Basis PDIP: Kita Buat Sejarah!
MoU ditandatangani oleh Dr.Ir. Indah Megawati, MP Direktur Pembiayaan Kementrian Pertanian, Mira Karmina, Sp.MM Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Dra. Nenden Setiawati M.Si Dinas Pertanian Kabupaten Subang Jawa Barat, di Aula Serbaguna Dinas Pertanian Kabupaten Subang pada Jumat (2/2).
"Program ini sangat bermanfaat, tentunya untuk mendorong masyarakat untuk bisa menanam bibit jagung. Kemudian bisa memanfaatkan lahan kosong dengan baik. Program kemitraan strategis ini para petani nantinya akan mendapatkan langsung kepastian pasarnya", ujar Saiful Q perwakilan PT Bisi International.
Lebih lanjut, Saiful mengatakan program ini adalah bentuk koordinasi yang baik dari Kementerian, Dinas dan pelaku usaha maupun petani yang berhubungan tanaman jagung.
"Dari hulu sampai hilir jadi sudah lengkap, jadi saya berharap ini bisa berjalan dengan baik dibeberapa lokasi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Maruarar Sirait Ajak Warga Subang Menangkan Prabowo-Gibran di Basis PDIP: Kita Buat Sejarah!
-
Maruarar Sirait Ajak Warga Subang Cetak Sejarah: Menangkan Prabowo-Gibran di Basis PDIP!
-
Prabowo Sambangi Subang, Dedi Mulyadi Jadi Korban Emak-emak: Saya Gak Punya Istri
-
'Indonesia Seperti Kolam Susu' Sindiran Pedas Mahfud MD soal Food Estate di Gunung Mas, Tanam Jagung Pakai Polybag?
-
Padahal Kaya Raya, Ternyata Ini Alasan Gisel Rayakan Ulang Tahun Gempi dengan Sederhana
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara