Suara.com - Universitas Indonesia (UI) membuka penjaringan calon anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI, mewakili unsur masyarakat masa bakti 2024–2029. Pendaftaran dibuka 7-25 Februari 2024. MWA merupakan organ UI, yang menjalankan fungsi normatif di bidang non-akademik mewakili pemerintah, masyarakat, dan UI untuk menentukan kebijakan umum, mengawasi, dan mengevaluasi pengelolaan UI.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI, anggota MWA berjumlah 17 orang yang terdiri atas enam unsur, yaitu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), rektor, tujuh wakil dosen, enam wakil masyarakat, satu wakil tenaga kependidikan, dan satu wakil dari mahasiswa. Setiap lima tahun sekali diselenggarakan proses pemilihan anggota MWA baru.
Melalui penjaringan ini, UI mengundang putera dan puteri terbaik bangsa untuk menjadi anggota MWA UI, yang akan menempati unsur masyarakat (enam anggota). Dua diantaranya akan menjadi ketua Komite Audit dan Ketua Komite Risiko, dengan syarat memiliki kompetensi di bidang organisasi, akuntansi, dan keuangan serta manajemen risiko, serta memiliki cukup waktu dan komitmen untuk melaksanakan tugasnya.
Adapun tugas dan kewajiban MWA diantaranya, menetapkan kebijakan umum UI setelah mendapatkan pertimbangan dari Rektor, Senat Akademik (SA), dan Dewan Guru Besar (DGB); melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan kondisi keuangan UI, serta mengupayakan dan memfasilitasi penggalangan dana dan pengembangan aset UI; melakukan pengawasan terhadap pengelolaan kegiatan non-akademik UI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; mengesahkan Rencana Pengembangan Jangka Panjang, Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan, dan Rencana Kerja Anggaran serta mengevaluasi implementasinya; juga mengangkat dan memberhentikan Rektor UI.
Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dapat melihat informasi selengkapnya melalui laman ui.ac.id/pemilihanMWA. Calon Wakil Masyarakat yang lolos tahap administrasi akan diumumkan pada 13 Maret 2024.
Selanjutnya akan diminta masukan masyarakat terhadap calon anggota MWA pada 13–17 Maret 2024, dan diakhiri dengan Pemilihan Anggota MWA (Rapat Paripurna Senat Akademik UI) pada 21 Maret 2024.
Berita Terkait
-
Sekelompok Alumni UI Deklarasi Dukungan untuk Ganjar-Mahfud, Siapa Saja Mereka?
-
Bacakan Petisi Pemilu Wajib Bebas Rasa Takut, Guru Besar UI Dapat Intimidasi via WA
-
Hukum dan Demokrasi Memburuk, Dewan Guru Besar UI Serukan Kawal Pemilu Jujur dan Adil!
-
Reaksi Presiden Jokowi Setelah Diganjar Petisi UGM, UII, dan UI
-
Universitas Indonesia Terus Perluas Kerja Sama Global dan Aktif Gencarkan Keberlangsungan Hidup
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai