Suara.com - Co Captain AMIN, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Tom Lembong juga termasuk pihak yang sepakat dengan pelaksanaan pemilihan presiden atau Pilpres dua putaran.
Menurut ia, Pilpres dua putaran akan menjadikan demokrasi Indonesia sehat. "Saya memprediksi sebuah proses yang begitu mencerahkan bagi masyarakat," ujar Tom dalam sebuah wawancara dalam podcast bersama Denny Sumargo belum lama ini.
Menurut mantan Menteri Perdagangan ini, Pilpres dua putaran akan menberikaan edukasi bagi masyarakat Indonesia dalam menentukan pemimpinnya.
"Karena akan terjadi tarik-tarikan," ujar Tom memastikan.
Baca Juga:
Diduga Dilarang Nyanyi, Happy Asmara Minta 3 Tahun ke Anak Haji Isam
Sosok Anwar Usman, Adik Ipar Jokowi yang Datangi Acara Lamaran Ayu Ting Ting
Bahkan ia memastikan pertarungan dua putaran bukan untuk adu otot namun juga adu gagasan."Akan adu data dan adu fakta," ucap Tom kemudian.
Sebelumnya Tom memprediksikan jika Pilpres 2024 memang akan dua putaran. Dia pun realistis jika nantinya, paslon AMIN, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tipis kemungkinan akan menang satu putaran.
Tom kemudian menguraikan jika kemungkinan untuk AMIN menang satu putaran ialah sangat kecil. Tom kemudian memastikan jika apa yang disampaikannya ialah bentuk pemikiran realistis.
"Maaf sebagai profesional, sekaligus teknorat, saya berusaha untuk realistis," sambung Tom menjelaskan.
Disebutkan Tom, dirinya bekerja secara profesional sehingga berusaha untuk realistis. Bahkan ia memastikan jika bukan berlatar belakang politik, jadi saya timbang, tidak apa?, aku Tom.
Tom memastikan jika tidak akan fanatis atau euforia, sehingga dirinya berdasarkan pada data dan realita," ucap Tom.
Berita Terkait
-
Resmi! KY Rekomendasikan 3 Hakim Perkara Tom Lembong Disanksi Nonpalu
-
Johan Budi Dukung Abolisi dan Amnesti Tom Lembong - Ira Puspadewi, Tapi Kritisi Untuk Hasto
-
Kuasa Hukum Nadiem Makarim: Kasus Kliennya Mirip Polemik Tom Lembong dan Ira Puspadewi
-
Nasib Charles Sitorus Terpidana Kasus Gula Tom Lembong usai Vonisnya Diperkuat di Tingkat Banding
-
Komisi Yudisial Periksa 3 Hakim Kasus Tom Lembong, Hasilnya Belum Bisa Dibuka ke Publik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana