Suara.com - Co Captain pemenangan pasangan calon AMIN, Tom Lembong mengungkapkan jika kemenangan di satu putaran masih akan sulit dicapai pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini. Hal ini didasari dengan realitas dukungan sampai dengan mendekati proses coblos pada 14 Februari nanti.
Dikatakan Tom Lembong, sebagai seorang profesional dan teknokrat, dirinya menyakini jika AMIN akan kecil kemungkinan menang satu putaran.
"Kami menang satu putaran?," tanya Tom Lembong memastikan pertanyaan yang disampaikan Deddy Sumargo kepadannya.
Hadir di podcast Deddy Sumargo, Tom mengungkapkan jika kemungkinan untuk AMIN menang satu putaran masih sangat sangat kecil.
Baca Juga:
Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?
Ibu-ibu dan Petugas Ribut di Pasar Bukittinggi Saat Bagi Kalender Anies: Kalau Prabowo Boleh?
Mantan perdagangan ini kemudian memastikan jika apa yang disampaikannya merupakan bentuk pemikiran nan realistis. "Maaf sebagai profesional, sekaligus teknorat, saya berusaha untuk realistis," sambung Tom menjelaskan.
Tom memastikan jika tidak akan fanatik atau euforia pada kemenangan yang semu.
Meski demikian ia mengungkapkan jika Pilpres yang akan berlangsung dua putaran akan menghadirkan situasi yang lebih baik.
Menurut ia, pada Pilpres putaran kedua akan berlangsung sengit dengan saling membuka data, fakta dan gagasan.
"Besar kemungkinan dua putaran, dan, dan, dan, ada kemungkinan sangat mencerahkan," ucap Tom penuh yakin.
"Putaran kedua akan terjadi tarik-tarikan," ujar Tom memastikan.
Bahkan ia pun memastikan pertaruhan dua putaran Pilpres bukan untuk adu otot melainkan akan adu gagasan.
Berita Terkait
-
Anggaran Belum Ada, Pencairan TPG Guru dan Dosen di Bawah Kemenag Terancam Tertunda
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Strategi 'Indonesia Menyala' Anies Baswedan Mulai Bergerak
-
Partai Gerakan Rakyat Dukung Anies di Pilpres 2029, Dede Yusuf Demokrat Singgung Verifikasi Parpol
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari