Suara.com - Menteri Keuangan atau Menkeu RI, Sri Mulyani Indrawati atau yang akrab disapa Sri Mulyani berharap masyarakat antusias menyukseskan Pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya untuk mencoblos.
Hal itu diungkapkan Sri Mulyani usai menyalurkan suaranya di TPS 73 Bintaro, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Rabu (14/2/2024).
Sri Mulyani meminta, masyarakat untuk ikut serta menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini lantaran sudah memakan biaya yang mahal.
Baca Juga:
Harapan Sri Mulyani kepada Presiden Terpilih: Jaga Amanah Rakyat, Jaga Indonesia
Serba Serbi Dukungan Anies dari Artis Hingga Akun Centang Biru: InsyaAllah Menang
Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?
"Kita jaga demokrasi. Karena saya Menteri Keuangan anggarannya (Pemilu-red) gede banget, jadi kita jaga supaya bagus," pinta Sri Mulyani.
Diketahui, Kemenkeu mengalokasikan anggaran untuk Pemilu 2024 itu sebesar Rp71,3 triliun. Jumlah itu naik 57,3 persen dari Pemilu 2019 Rp45,3 triliun.
Mantan bos Bank Dunia itu juga meminta masyarakat untuk memilih para peserta Pemilu sesuai dengan hati nuraninya masing-masing.
"Ini pemilu demokrasi masyarakat memilih, pilih sesuai dengan keinginan hati dan pikiran, dengan keyakinan masing-masing dan hormati masing-masing," ungkap Sri Mulyani.
Pantauan suara.com di lokasi, Sri Mulyani datang ke TPS 73 Bintaro Tangsel bersama suami, Tony Sumartono. Mereka berangkat sari rumah dinas di Chandra Widya Jakarta Selatan dan tiba di TPS pukul 09.00 WIB.
Sri Mulyani nampak mengenakan kemeja hitam dan celana jeans biru. Sementara sang suami memakai kemeja putih celana warna vanila dan memakai topi.
Kedatangan Sri Mulyani di TPS 73 Bintaro itu sudah dinanti oleh warga sekitar. Mereka yang merupakan tetangga Sri Mulyani meminta foto bersama dengan bendahara negara Indonesia itu.
Sri Mulyani berharap, para Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti dapat menjaga amanah rakyat dan Indonesia.
"Jaga amanah, jaga kepercayaan rakyat, jaga Indonesia. Itu adalah kunci tugas dan kewajiban presiden yang akan datang," ungkap Sri Mulyani usai nyoblos.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?
-
Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!