Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengolah sampah Alat Peraga Kampanye atau APK yang dipakai selama masa Pemilu 2024. Limbah tersebut rencananya bakal dipakai untuk tenaga pengganti batu bara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan sampah-sampah APK itu akan diolah melalui Refuse Derived Fuel (RDF) yang merupakan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan pengganti batu bara. Berbagai sampah APK seperti baliho, spanduk, poster, stiker, bambu, dan lainnya akan diolah nantinya.
"Untuk sampah APK yang bambu beserta bendera dan spanduk kita tampung di tempat saringan sampah di TB Simatupang. Itu kita cacah semua. Hasilnya jadi RDF lagi," ujar Asep di Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).
Ia menyebut pihak penampung RDF sudah mengecek hasil olahan dari sampah APK itu.
"Kemarin sudah ditinjau offtaker. Mereka tidak masalah hasil cacahan dari APK itu. Sesuai surat edaran Menteri LHK kita tidak membuang sampah APK langsung ke landfill," tuturnya.
Namun, ia menyebut belum semua sampah APK diolah RDF. Pihaknya masih menunggu kepastian parpol atau caleg pemilik APK ingin mengambilnya kembali atau tidak.
"Jumlahnya masih kami cek dulu. Karena apa yang tadi disampaikan Pak Gubernur, masih menaruh dulu ke lokasi yang ditentukan, seperti gudang Pol PP. Kalau pemiliknya tidak ambil, baru kita angkut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Rampung Akhir Bulan, Taman Bendera Pusaka Bakal Alih Fungsi Jadi 'Waduk' Saat Curah Hujan Tinggi
-
Prabowo Tidak Akan Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolri, Ini Alasannya
-
Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!
-
Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu
-
Gus Ipul Desak Wali Kota Denpasar Tarik Ucapan Dinilai Menyesatkan Publik
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
Noel Bongkar Teka-teki Parpol Tiga Huruf Berinisial 'K' di Kasus Korupsi K3 Kemenaker
-
Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor