- Pramono meninjau progres Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru pada Jumat (13/2/2026) yang terintegrasi dari tiga taman.
- Pembangunan taman yang sudah tahap finalisasi ini berfungsi ganda sebagai ruang publik dan infrastruktur pengendali banjir ekstrem.
- Taman akan dilengkapi teknologi pengolahan air limbah dan dapat menampung air hujan sebelum dialirkan ke Kali Krukut.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung progres pembangunan Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/2/2026).
Proyek hijau ini merupakan penggabungan dari tiga taman ikonik yang sudah ada sebelumnya, yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.
Pemprov DKI Jakarta memproyeksikan taman terintegrasi ini tidak hanya sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai infrastruktur pengendali banjir.
Saat ini, pengerjaan fisik taman tersebut telah memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
"Terowongan dari Taman Langsat ke Leuser belum selesai, kemudian masih ada finalisasi atau finishing touch terhadap beberapa bagian. Tetapi saya yakin, sebenarnya akhir bulan Februari ini pasti sudah selesai," ujar Pramono usai peninjauan.
Selain pembangunan terowongan penghubung, aspek sanitasi dan kebersihan air di area taman juga bakal jadi prioritas utama pemerintah.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan menyematkan teknologi pengolahan air limbah di lokasi tersebut guna memastikan kenyamanan pengunjung.
"Nanti juga akan dibangun IPAL di sini, supaya nantinya airnya tidak bau, airnya menjadi bersih," tambah Pramono.
Secara teknis, Taman Bendera Pusaka turut mengusung konsep dwifungsi yang menyesuaikan dengan kondisi iklim dan cuaca di ibu kota.
Baca Juga: Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengungkapkan bahwa taman ini memiliki kemampuan sebagai penampung air saat curah hujan mencapai angka ekstrem.
"Taman ini didesain antara musim kemarau dan musim hujan. Untuk musim kemarau, dia bisa sebagai taman. Untuk musim hujan, saat curah hujan di atas 150 milimeter, dia akan menampung genangan untuk kawasan di sekitar Kebayoran Baru seperti Wolter Monginsidi, Trunojoyo, dan sekitarnya. Ditampung di sini sebelum dialirkan ke Kali Krukut. Jadi nanti pada saat hujan, ini jadi semi storage waduk yang difungsikan untuk daerah Kebayoran Baru," jelas Ika.
Kehadiran taman ini diharapkan menjadi solusi jitu untuk mereduksi titik-titik genangan yang kerap muncul di wilayah Jakarta Selatan saat musim penghujan.
Dengan luas wilayah yang terintegrasi, Taman Bendera Pusaka juga diprediksi akan menjadi destinasi primadona baru bagi warga Jakarta untuk berinteraksi sekaligus berolahraga.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 661 Bus untuk Mudik Gratis 2026
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!