- Presiden Prabowo tidak menganugerahkan tanda kehormatan kepada Kapolri Listyo Sigit karena direncanakan mendapat penghargaan Bintang Mahaputera lebih tinggi.
- Prabowo menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah penerima atas peran sukses program Makan Bergizi Gratis dan ketahanan pangan.
- Penganugerahan tersebut menegaskan komitmen negara dalam mengapresiasi kolaborasi lintas sektor demi kedaulatan pangan nasional.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memiliki alasan mengapa tidak menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam acara peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta groundbreaking 107 SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat.
Padahal dalam rangkaian acara tersebut. Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah penerima.
Alasannya adalah karena Prabowo ingin memberikan Tanda Kehormatan yang lebih tinggi untuk Listyo.
"Karena itu tadi kita beri penghargaan, Kapolri belum, karena beliau nanti harus dapat penghargaan yang lebih tinggi lagi," kata Prabowo, Jumat (13/2/2026).
Prabowo mengalu sebelumnya berbincang-bincang dengan Listyo dan menanyakan perihal anugerah Bintang Mahaputera yang dinilai layak diberikan.
"Saya kira mungkin Mahaputra itu, pantas untuk beliau. Saya tanya, tadi saya tanya 'Anda sudah dapat Mahaputra?' 'belum, belum'," kata Prabowo mengulang percakapan dengan Listyo.
"Ya saya yang beri Mahaputra untuk beliau. Ini kehormatan bagi seorang pemimpin, ini kebahagiaan seorang bapak bisa mengucapkan terima kasih kepada anaknya. Kebanggaan," ujar Prabowo.
Anugerahkan Tanda Kehormatan
Prabowo sebelummya menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah penerima. Penganugerahan didasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 dan 13/TK/Tahun 2026.
Baca Juga: Kecaman Prabowo ke Pengusaha: Kalian Sudah Kaya, Tolong Patuhi Aturan!
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima. Penyematan tersebut menjadi simbol penghormatan negara atas kerja nyata yang telah dilakukan dalam menyukseskan agenda strategis nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekosistem pangan.
Untuk kategori Bintang Jasa Utama, penghargaan dianugerahkan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, atas kepemimpinannya dalam mengakselerasi program prioritas nasional, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Bintang Jasa Pratama diberikan kepada empat penerima, dan penyematan diwakili kepala Wakapolri Komjen Pol. Dedy Prasetyo dan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya. Sedangkan pada kategori Bintang Jasa Nararya, penghargaan diberikan kepada lima penerima dan penyematan diwakili kepada Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada.
Prabowo menganugerahkan Satya Lencana Wira Karya kepada 60 penerima yang terdiri atas para Kapolda, pejabat utama Polri, Kapolres dari berbagai daerah, unsur pengawas internal, hingga tokoh masyarakat dan perwakilan dunia usaha yang berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan. Penyematan penghargaan tersebut diwakili oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan, serta Tokoh Masyarakat Peduli Ketahanan Pangan Zaini Sidi.
Penganugerahan tanda kehormatan ini menjadi penegasan komitmen Prabowo dalam membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung agenda besar kedaulatan pangan dan pemenuhan gizi nasional. Melalui penghargaan tersebut, negara tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga meneguhkan semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan menuju Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berdaulat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?