Suara.com - Anak laki-laki tiga capres Pilpres 2024 memiliki latar belakang pendidikan bukan kaleng-kaleng. Anak kedua Anies, Mikail Azizi diketahui menimba ilmu di luar negeri.
Mikail yang lahir 23 April 2000 pada 2016 seperti dikutip dari laman resmi Anies Baswedan terpilih menjadi salah satu peserta pertukaran pelajar saat duduk di bangku SMA.
Prestasi sama pernah juga diukir Anies Baswedan saat terpilih menjadi peserta AFS, program pertukaran pelajar siswa Indonesia-Amerika. Selama satu tahun Anies tinggal di Milwakuee, Wisconsin, Amerika Serikat.
Mikail bersama 12 peserta lainnya mengikuti pertukaran pelajar melalui program United World College (UWC). Kurang lebih 2 tahun lamanya, Mikail melanjutkan pendidikan SMA-nya di Lahore, India.
Program UWC adalah program yang bertujuan menginspirasi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta energi mereka dalam perubahan sosial.
Selama menetap di India untuk menuntut ilmu, Mikail sering bereksplorasi seperti pergi ke Vashisht Village dan Danau Bhrigu. Sampai akhirnya di 2018 Mikail lulus dan melaksanakan wisuda di India.
Anak kedua Anies itu lalu mengambil Jurusan Ilmu Akuntansi, Fakultas Ekonomi, di Universitas Indonesia. Ia juga kemudian melanjutkan studi di Korea Selatan pada bulan Februari 2023. Mikail mengikuti program dari kampusnya untuk belajar di Korea Selatan selama empat bulan.
Menimba ilmu di luar negeri juga dijalani oleh putra Prabowo dengan Titiek Soeharto, Ragowo Hediprasetyo. Didit begitu sapaan akrabnya lahir 22 Maret 1984 di Jakarta.
Didit habiskan masa kanak-kanak dan remajanya di Boston, Amerika Serikat. Ia kemudian memilih tinggal di kota Mode, Paris, Prancis. Hal itu dilakukannya untuk mengejar cita-citanya sebagai perancang busana.
Baca Juga: Anies Soal Peluang Berkoalisi dengan Kubu Ganjar-Mahfud: Antar Tim Sudah Bicara
Didit tak main-main untuk menggejar cita-cita sebagai perancang busana. Ia diketahui menimba ilmu mode di dua sekolah mode terbaik di dunia. Didit 4 tahun belajar Parsons School of Design, New York dan Ecole Parsons, Paris.
Kembali ke sekolah Didit, anak Prabowo, pihak sekolah pada laman resmi menjelaskan secara detail biaya tersebut dialokasikan untuk apa saja. Mulai dari biaya layanan universitas per semester sebesar 650 dollar AS, biaya senat mahasiswa 8 dollar, biaya orientasi sebesar 160 dollar yang dibayar hanya satu kali.
Menurut pihak kampus, siswa juga harus mengeluarkan biaya lain seperti transportasi, buku dan perlengkapan lainnya. Selain itu, "Ada biaya makanan di luar paket makan universitas," tulis Ecole Parsons.
Dengan biaya yang dikeluarkan cukup mahal ini, Didit kemudian membuktikkan ilmu mode yang didapatnya itu. Anak Prabowo Subianto tersebut meraih penghargaan Silver Thimble 2006 untuk karya modenya saat masih berstatus sebagai pelajar, dan lulus pada tahun 2007.
Saat ini, karya-karyanya rutin diperagakan di panggung Pekan Mode Paris. Didit tercatat sebagai salah seorang perancang busana yang masuk daftar Official Calendar Paris Fashion Week yang secara konsisten menggelar peragaan dalam ajang ini.
Tak hanya itu, Didit juga tercatat sebagai salah seorang perancang interior mobil BMW Individual Series 7. Karya rancangannya antara lain pernah dipakai oleh penyanyi Kanada, Carly Rae Jepsen, saat menghadiri MTV Video Music Awards 2013.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Soal Peluang Berkoalisi dengan Kubu Ganjar-Mahfud: Antar Tim Sudah Bicara
-
Jangan Tunggu Keajaiban Suara Nambah Pak Ganjar Pak Anies, Ini Cara Paling Masuk Akal kalau Mau Tunda Kemenangan Prabowo
-
Anies Soal Peluang Gabung Kekuatan dengan Kubu Ganjar-Mahfud, Lawan Kecurangan Pemilu!
-
Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
-
Namanya Disebut Saat Deklarasi Kemenangan, Refly Harun: Saya Tidak Tahu Motivasi Prabowo
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!