Suara.com - Pemilihan Umum (Pemilu) yanh diselenggarakan secara adil dan jujur, nyatanya tak lepas dari bentuk-bentuk kecurangan. Ditambah lagi prosesnya yang tidak sebentar serta melibatkan banyak pihak membuat kecurangan tak bisa dihindarkan. Untuk itu, penting bagi masyarakat mengetahui cara lapor kecurangan pemilu melalui website resmi.
Melaporkan bentuk-bentuk kecurangan sebaiknya disertai dengan bukti yang kuat agar temuan tersebut bisa langsung segera ditindak lanjuti oleh Bawaslu. Dengan begitu bisa meminimalisir terjadinya sengketa atau keributan antar masyarakat.
Sebab proses Pemilu sendiri tak hanya sebatas mencoblos pemimpin pilihan pribadi di balik bilik suara. Namun, hasil dari pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) selanjutnya dikumpulkan, dihitung, dicatat, dikembalikan ke kotak suara, diantarkan, direkapitulasi, dilaporkan, dan lain sebagainya.
Semakin panjang proses pemungutan suara, maka tingkat kecurangannya pun dipastikan akan semakin besar. Adapun modus kecurangannya seperti penambahan maupun pengurangan jumlah suara, perusakan kertas suara, jumlah pemilih ganda, perubahan data, politik uang, kesalahan merekap, dan lain sebagainya.
Sehingga bila menemukan kecurangan pada proses Pemilu 2024 ini, maka masyarakat bisa langsung merekam atau memotret dan melaporkannya. Tak perlu bingung, sebab pelaporan kecurangan bisa dilakukan secara online melalui website.
Cara Lapor Kecurangan Pemilu
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk lapor kecurangan Pemilu:
1. Kecurangan Pemilu
Cara lapor kecurangan pemilu yang pertama bisa dilkukan dengan mengakses website www.kecuranganpemilu.com.
Baca Juga: Visi Misi Komeng Jadi Caleg DPD RI, Ingin Hari Komedi Nasional hingga 'Menjajah' Dunia Seni
Diketahui, website ini dibuat oleh Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Yayasan Dewi Keadilan Indonesia, Indonesian Corruption Watch (ICW), Drone Emprit, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Firma Hukum Themis Indonesia, beserta Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).
Melalui website resmi ini, Anda bisa memantau adanyabpelaporan kecurangan dalam bentuk peta dalam setiap provinsi. Bahkan, Koalisi Masyarakat Sipil juga telah menambahkan penelitian tentang Peta Titik Rawan Kecurangan Pemilu.
2. Kawal Pemilu
Selanjutnya, masyarakat dapat mengakses situs www.kawalpemilu.org. Website ini hanya bisa fokus terhadap tabulasi hasil Pilpres melalui unggahan foto formulir supaya dapat diakses oleh publik.
3. Jaga Pemilu
Situs Jaga Pemilu dibentuk oleh para tokoh yang berbeda latar belakang mulai dari rektor, akademisi, pengusaha, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Berita Terkait
-
Visi Misi Komeng Jadi Caleg DPD RI, Ingin Hari Komedi Nasional hingga 'Menjajah' Dunia Seni
-
Mengenal Silent Majority yang Ramai Dibahas Usai Pemilu, Bisa Jadi Penentu Kemenangan?
-
Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, Kapan Hasil Real Count KPU Diumumkan?
-
Di Balik Unggulnya Suara Prabowo di IKN: Sebagian Masyarakat Terusir dari Kampung Mereka
-
Alasan Cucu Luhut Binsar Pandjaitan Tak Pilih Prabowo-Gibran di Pemilu 2024
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan