Suara.com - Komedian Komeng mengaku jika dirinya ingin menjadi presiden dalam perjalanan hidupnya ke depan. Mencalonkan diri sebagai salah satu anggota dewan di DPD Jawa Barat bisa jadi rencana awalnya.
Pria bernama lengkap Alfiansyah Bustami Komeng ini membagikan ceritanya ke Raffi Ahmad dan host lainnya dalam program For Your Pagi (FYP) yang tayang di YouTube TRANS7 OFFICIAL.
Awalnya, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim mencecar pertanyaan ke komedian 53 tahun itu tentang foto nyelenehnya di surat suara. Termasuk juga rencana ke depan setelah bertugas sebagai anggota dewan.
Namun ada satu pertanyaan dari Irfan Hakim yang penasaran apakah cita-cita Komeng untuk menjadi anggota dewan sebagai perwakilan rakyat. Namun Komeng mengaku tak ingin menjadi anggota dewan saja, melainkan presiden.
Baca Juga:
Adu Keren Anak Kembar Komeng Ganteng vs Bagus: Alfiansyah Nahan Lapar Demi Mereka
Real Count KPU: Anak Jenderal Kamerun Bio Paulin Terancam Gagal, Okto Sebelas Dua Belas
"Emang cita-cita gitu?" tanya Irfan Hakim.
"Enggak, saya cita-citanya presiden pak," ujar Komeng sambil tertawa kecil.
"Ohh jadi targetnya lima tahun ke depan jadi presiden," konfirmasi Irfan.
Komeng pun menjawab memang akan menjadi presiden. Namun presiden yang ia maksud bukan presiden yang akan memimpin Indonesia.
"Iya, presiden komisaris kan lebih enak tuh," celetuk Komeng.
"Presiden komisaris itu mah pengusaha itu juga bisa," balas Raffi Ahmad sedikit jengkel.
Komeng dengan gaya bercandanya seakan memberikan warna baru di Pemilu 2024 ini. Meski mendapat banyak suara untuk DPD Jawa Barat, Komeng termasuk kandidat caleg yang mendaftar tanpa partai.
Meski begitu, kehadirannya sebagai perwakilan rakyat untuk Jawa Barat bisa memberikan nuansa baru. Termasuk untuk masa depan masyarakat Indonesia di Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko
-
Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
Dana Pribadi Prabowo untuk Urusan Negara: Indonesia Demokrasi atau Monarki?
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan
-
Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG
-
Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi
-
MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!
-
Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra
-
Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana
-
Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda
-
PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?
-
Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi
-
Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?