Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang merangkap Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (21/2/2024).
Dengan masuknya AHY dalam kabinet Jokowi-Maruf, maka Partai Demokrat bisa dipastikan bergabung dengan koalisi pemerintahan.
AHY adalah putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan almarhumah Ani Yudhoyono.
Baca Juga:
Potret Keluarga Dokter Gunawan, Dokter Kopassus yang Kena Tegur Mayor Teddy
Momen Anies Baswedan Terlihat Gelagapan Gegara Cak Imin Ucap Tiga Kata Ini
Demi mendalami dunia politik, AHY sampai harus meninggalkan dunia militer yang dicintainya. AHY pensiun sebagai prajurit TNI di usia sangat muda yaitu 40 tahun dengan pangkat mayor.
AHY sebenarnya memiliki sifat pendiam. Ini diceritakan Ani Yudhoyono dalam bukunya berjudul "Kepak Sayap Putri Prajurit".
"Agus adalah anak yang sangat pendiam sejak kecil. Dia adalah seorang pemikir," ujar Ani Yudhoyono dalam buku tersebut.
Baca Juga: Detik-detik AHY dan Prabowo Saling Hormat Usai Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN
Kata Ani, ketika AHY masih bayi sering melihat anaknya itu mengerutkan kening seperti orang sedang berpikir. Yang pasti, ujarnya, air muka AHY sejak lahir sudah terlihat serius.
Di masa kanak-kanak, AHY tumbuh menjadi sosok yang semakin pendiam. Hal ini sempat membuat Ani Yudhoyono khawatir.
"Semula aku merasa khawatir, karena kulihat anak-anak lain sebayanya sangat lincah dan aktif. Namun kemudian kudapati jawaban bahwa diamnya Agus merupakan bagian dari karakter dirinya," ujar Ani.
Selain pendiam, AHY juga adalah tipe anak penurut dan sangat menghargai orang tua. Setiap akan pergi, AHY selalu meminta izin ke Ani dengan santun.
Walau pembawaan AHY santun, tidak bisa menghilangkan rasa khawatir Ani Yudhoyono terhadap sikap AHY yang sangat pendiam.
Saking pendiamnya, AHY dibantu sang ibu mencari teman saat duduk di bangku TK. Saat di dalam kelas, AHY hanya diam, duduk tekun menatap bahan pelajaran. Sementara teman sebayanya, ada yang menangis, bertengkar dan ribut.
Berita Terkait
-
Detik-detik AHY dan Prabowo Saling Hormat Usai Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN
-
Tantangan Berat AHY Usai Jabat Menteri ATR/BPN: Mafia Tanah Hingga Proyek IKN
-
AHY Hormat ke Jokowi, Prabowo Antre Beri Selamat di Belakang Wapres Ma'ruf Amin
-
Tampil Beringas, Potret Suzuki Jimny Milik AHY yang Sudah Naik Kelas
-
Akhirnya Masuk Jajaran Pemerintah, Berapa Gaji AHY Jadi Menteri ATR/BPN?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!