Suara.com - Komentar politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni terhadap baliho Ridwan Kamil menjadi sorotan publik.
Bahkan, Sahroni menganggap remeh Ridwan Kamil jika benar-benar mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI.
Hal itu ia ungkapkan dalam sebuah video yang viral di media sosial TikTok @fokusperubahan. Anggota DPR itu menyebut kalau lawannya Ridwan Kamil adalah hal yang mudah.
"Kenapa Ridwan Kamil terlalu mudah buat gua, karena kalau berlawanan dengan seorang Ridwan Kamil, dia kan bukan anak Presiden," ujarnya dikutip pada Kamis (29/2/2024).
Sahroni pun menyebut, ia akan berat jika lawannya adalah anak seorang Presiden.
"Kenapa gue bilang terlalu mudah, kecuali gue lawannya anak presiden, nah itu sulit gue," ujarnya.
Baca Juga: Foto Bareng Sales Mobil, Wajah Asli Fuji yang Gelap Jadi Sorotan
"Kenapa? karena fasilitasnya pasti dipakai anaknya. Lha itu makanya gue bilang kenapa Ridwan Kamil terlalu mudah bagi gue," ucap Sahroni.
Ia pun mencontohkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang sukses menang jadi Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto.
Baca Juga: Mulai Genit Sampai Bilang Siap Lawan RK di Pilkada DKI, Pengamat Sebut Sahroni Lagi Cek Ombak
"Pokoknya seorang cawapres Gibran, enggak tahu apa-apa jadi tuh, Quick Count menang," ujar Sahroni.
Sontak saja publik pun langsung memberikan komentar beragam.
"awas pa sahroni nnti wakilnya RK itu kaesang lo," tulis netizen.
"Ahmad Sahroni lebih tahu isi DKI dari pada Ridwan Kamil," tulis netizen.
"mo anak siapa kek, yg milih RAKYAT," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel
-
5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1