Suara.com - Viral di media sosial Ketua KPU RI, Hasyim Asyari yang menahan kantuk ketika mengikuti sidang etik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pembacaan dari pihak DKPP, membuat Hasyim dan beberapa komisioner KPU RI justru tertidur sesaat ketika mengikuti sidang.
Hal itu ramai diperbincangkan setelah videonya dibagikan oleh akun Twitter, @MasBRO_back. Tampak anggota komisioner KPU RI tertunduk ketika sidang berjalan.
"Ini parah. Ngantuk berjamaah?" tulis caption video dikutip, Kamis (29/2/2024).
Awalnya kamera menyorot ke salah satu anggota komisioner KPU RI, Mochamad Afifudin. Ia tampak menunduk-nunduk untuk menahan kantuknya.
Baca Juga:
Sisi Tak Terungkap Prabowo Saat di Kopassus Dibongkar Mantan Gubernur Jakarta
Tak beberapa lama, kamera juga menyorot Ketua KPU RI, Hasyim Asyari. Meski terlihat mendengarkan pernyataan dari DKPP, terlihat Hasyim juga menunduk sambil memejamkan mata.
Video tersebut viral dan menjadi sorotan netizen. Tak sedikit yang kesal dengan kondisi tersebut, ada juga yang melayangkan candaan kepada ke-7 anggota komisioner KPU yang hadir dalam sidang etik tersebut.
"Dibayar mahal, malah ngantuk," sindir salah satu netizen.
"Kekenyangan sampai ngantuk-ngantuk gitu," sebut salah satu netizen.
"Ngopi dulu napa!" celetuk salah satu netizen mencairkan isi kolom komentar.
Dan masih banyak komentar netizen yang rata-rata menyindir para komisioner KPU ini. Bukan tanpa alasan, KPU dituding ikut terlibat dalam beberapa kasus pelanggaran Pemilu 2024.
Termasuk keterlibatannya meloloskan Gibran Rakabuming Raka (cawapres nomor urut 2) untuk maju di Pilpres 2024.
Namun sidang tujuh komisioner KPU RI di DKPP itu sebagai teradu terkait dugaan kebocoran data DPT di Pemilu 2024.
Hingga kini website KPU RI masih terus menghitung perolehan suara masing-masing paslon. Posisi puncak masih ditempati Prabowo-Gibran.
Sementara di urutan kedua adalah Anies-Muhaimin, sedangkan di posisi buncit adalah Ganjar-Mahfud MD.
Berita Terkait
-
Viral Anak Pejabat Gayo Lues Flexing, Asisten I Sekda Minta Maaf dan Beri Klarifikasi
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi