4. Luhut B. Pandjaitan
Luhut Panjaitan saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves). Sebelumnya dia menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan (2014-2015), Menteri Perindustrian dan Perdagangan (2000–2001), dan duta besar Indonesia untuk Singapura.
5. AM. Hendro Priyono
Abdullah Mahmud Hendropriyono atau AM Hendro Priyono punya rekam jejak militer yang mentereng. Dia sempat menjabat sebagai Panglima Kodam Jayakarta, Komandan Kodiklatad, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada 2001-2004.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden RI ke-6 yang pernah menempati jabatan tertinggi dalam karier militernya sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) ABRI. SBY kemudian menjadi Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) sebelum maju dan menang dalam Pilpres 2004 dan 2009.
7. Hari Sabarno
Karier militer tertinggi Hari Sabarno adalah Ketua Fraksi ABRI. Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua MPR/DPR dari Fraksi TNI/Polri hingga 2001. Selain itu dalam pemerintahan, Hari Sabarno pernah diangkat sebagai Menko Polkam Ad Interim (12 Maret 2001–2004) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Kabinet Gotong Royong (2001-2004).
Baca Juga: Kemiripan Jokowi dan Megawati soal Pemberian Gelar Bintang 4, Mengulang Sejarah Kontroversial?
Prabowo Subianto saat ini menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Indonesia Maju sejak tahun 2019. Dia memulai karier militernya sebagai Komandan Peleton Komando Grup-1 Kopassandha (1976).
Prabowo terakhir aktif sebagai tentara dengan posisi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (1998). Dia diberhentikan dari dinas kemiliteran pada tahun 1998 setelah Wiranto mempelajari masukan dari Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Salah satu anggota DKP Letjen TNI Agum Gumelar mengatakan Prabowo mengaku telah menculik 9 orang aktivis pro-demokrasi 98.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kemiripan Jokowi dan Megawati soal Pemberian Gelar Bintang 4, Mengulang Sejarah Kontroversial?
-
Titiek Soeharto Ucap Selamat Mas Bowo, Warganet Sebut Bu Jenderal Bintang 5
-
Pemerintah Bakal Berdayakan Dana BOS Demi Makan Siang Gratis
-
Sosok Bermata Tajam di Samping Prabowo Ini Jadi Sorotan Gibran : Penting
-
Prabowo Kesal Ada Negara Lain Ngurusin HAM Indonesia tapi Diam Pembantaian di Gaza
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
Terkini
-
Gus Ipul Tegaskan Integritas dan Mutu Siswa dalam Program Sekolah Rakyat
-
Gus Yaqut Dipanggil KPK Terkait Skandal Korupsi Haji, Bisa Jadi Jumat Keramat Baginya?
-
Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
-
Roy Suryo Ungkap Ada Strategi Pecah Belah Usai Dilaporkan Eggi Sudjana: Ini Tujuan dari Geng Sana
-
Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...
-
Dalami Dugaan Pelanggaran Etik, Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Diperiksa Propam
-
Dari Langit Dunia ke Nusantara: Jaringan Singapore Airlines yang Bikin Indonesia Makin Terhubung
-
Dicor di Sumur oleh Kekasih Sendiri, Ini 8 Fakta Kasus Pembunuhan Nurminah di Lombok Barat
-
Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli
-
Kapolda DIY Resmi Nonaktifkan Kapolresta Sleman: Bikin Gaduh dan Turunkan Citra Polri!