- Roy Suryo menyebut sejak awal sudah ada upaya untuk memecah belah dari 12 orang yang dilaporkan
- Roy menegaskan bahwa modus tersebut dilakukan dengan cara mempengaruhi kuasa hukum maupun pihak-pihak terkait
- Roy Suryo mengaku menerima bukti berupa pesan WhatsApp yang berisi iming-iming agar kasus diselesaikan damai
Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo kembali menyoroti dinamika kasus hukum yang menjeratnya. Selain menghadapi laporan balik dari pengacara Eggi Sudjana, Roy mengklaim ada upaya sistematis untuk mendorong penyelesaian perkara melalui jalur restorative justice.
Roy Suryo menyebut sejumlah pihak berusaha memecah soliditas kelompok terlapor dengan pendekatan personal.
Menurutnya, sejak awal sudah ada upaya untuk memecah belah dari 12 orang yang dilaporkan, kemudian dipisahkan menjadi dua, lalu tiga, hingga beberapa nama lain yang didekati secara khusus.
“Ini pasti tujuan dari geng sana untuk kemudian membuat perpecahan. Perpecahan awalnya dari 12 itu, dari delapan yang akhirnya terlapor, kemudian dipecah kemudian tidak bersama -sama,” ujar Roy dalam Kanal Youtube Forum Keadilan TV, pada (30/1/2026).
Roy menegaskan bahwa modus tersebut dilakukan dengan cara mempengaruhi kuasa hukum maupun pihak-pihak terkait. Ia mengaku menerima bukti berupa pesan WhatsApp yang berisi iming-iming agar kasus diselesaikan damai.
“Sekarang bukan hanya lisan, sekarang sudah berani dalam bentuk WA yang ada buktinya,” tegasnya.
Selain itu, Roy menilai pola tekanan yang dialaminya bukan hal baru. Ia menyebut sejak awal kasus ini bergulir, pihak lawan kerap menggunakan cara-cara yang menurutnya tidak fair, mulai dari serangan personal hingga upaya memecah dukungan.
“Dari dulu memang mereka nggak pernah halus. mereka tuh kasar gitu. Mereka kasar dan kemudian mereka melakukan cara-cara untuk kemudian ya itu memaksa kita,” tambahnya.
Lebih jauh, Roy menggambarkan strategi ini mirip dengan taktik perang, jika tidak bisa menyerang, maka berusaha merangkul. Namun, cara merangkul yang dilakukan dinilainya tidak elegan dan cenderung memaksa.
Baca Juga: Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli
“Jadi mereka melakukan cara-cara yang tidak cerdas lah menururt saya. Sangat - sangat konyol,” tambahnya.
Dengan adanya laporan balik dan dugaan tekanan untuk restorative justice, kasus ini semakin menjadi sorotan publik. Roy menegaskan bahwa dirinya tetap akan menghadapi proses hukum sesuai aturan yang berlaku, dan menolak segala bentuk tekanan yang dianggap merugikan prinsip keadilan. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Laporan Roy Suryo Terhadap Tujuh Orang Masuk Babak Baru, Polisi Panggil Saksi Ahli
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!