Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sampai memohon agar maskapai penerbangan tidak menaikkan harga tiket pesawat saat mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Tito bahkan mengimbau agar Kementerian Perhubungan bisa mengumpulkan mereka.
“Kami mohon betul, kalau bisa dikumpulkan teman teman airlines (oleh Kementerian Perhubungan) supaya (maskapai penerbangan) janganlah mengambil harga patokan tertinggi, tapi ya yang wajar, yang biasa,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idul Fitri 1445 Hijriah di Jakarta, Senin (4/3/2024).
Tito meminta hal tersebut kepada Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Transportasi Laut dan Kemaritiman Andre Mulpyana dalam rapat tersebut.
Menurutnya kenaikan harga tiket pesawat harus dicegah agar angkutan udara tidak lagi penyumbang inflasi saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Fitri maupun natal dan tahun baru.
Tito memimpin rapat yang diinisiasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta kepada Kementerian Perhubungan agar bisa mengumpulkan dan berkomunikasi dengan maskapai penerbangan agar tidak memanfaatkan momen mudik lebaran untuk menaikkan harga tiket pesawat.
“Karena demand-nya (permintaan) tinggi sekali jangan sampai demand-nya tinggi kemudian patokannya tadi mumpung, mereka untung tapi nanti dampaknya transportasi naik inflasi akan naik dan harga pangan juga akan naik,” ucap Tito.
Selain itu, Mendagri juga meminta Kementerian Perhubungan untuk memastikan kesiapan pelabuhan dan bandara dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2024.
Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Transportasi Laut dan Kemaritiman Andre Mulpyana menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan telah membentuk strategi untuk mengendalikan tarif angkutan udara sejak tahu lalu.
Meski begitu, dia mengaku akan segera menyampaikan permintaan Mendagri Tito Karnavian kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Baca Juga: Kemenhub Gelar Mudik Lebaran Gratis, Catat Tanggal Pendaftaran Hingga Kuotanya
“Nanti saya akan sampaikan dengan tim kebetulan di sini yang mewakili Sekjen adalah Kepala Pusat Pengembangan Transportasi. Insya Allah akan segera saya sampaikan kepada Pak Menhub nanti kita akan tindaklanjuti dalam minggu ini,” kata Andre. (Antara)
Berita Terkait
-
Mendagri Peringatkan Pemda Jangan Semena-mena Naikkan Pajak; Bisa Berdampak Inflasi
-
Kabar Baik! 75.000 Satpol PP Berpeluang Jadi ASN
-
Mendagri Apresiasi Kinerja Satpol PP dan Satlinmas Sukseskan Pemilu 2024
-
Kemenhub Gelar Mudik Lebaran Gratis, Catat Tanggal Pendaftaran Hingga Kuotanya
-
Cocok untuk Persiapan Mudik Lebaran, Toyota Avanza Bekas Mulai Rp 100 Jutaan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data