Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menganggapi wacana majunya Kaesang Pangarep sebagai calon gubernur di Pilgub DKI 2024.
Saat ini memang sedang ramai dibicarakan kandidat cagub DKI Jakarta. Sejumlah nama beredar sebut saja seperti Anies Baswedan, Ahok, Ridwan Kamil, Sahroni dan juga Kaesang.
Anies Baswedan berpeluang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ridwan Kamil dari Golkar, Ahok dari PDIP, Sahroni dari NasDem dan Kaesang dari PSI.
Baca Juga:
Anies Baswedan Berpeluang Maju di Pilgub Jabar, Jika di Jakarta Terjadi Kondisi Ini
Terungkap Maksud Kunjungan Gibran ke Inggris, Gerak Cepat 'Mas Wapres' untuk Program Hilirisasi?
Yang menarik adalah tanggapan Ahok mengenai wacana majunya Kaesang Pangarep di Pilgub DKI 2024. "Untuk pilkada DKI itu ada Mas Kaesang,"ujar Merry Riana di Youtube pribadinya.
Ahok mengaku tidak tahu mengenai wacana majunya Kaesang di Pilgub DKI 2024. Ahok bercerita mendapat kiriman guyonan dari orang mengenai hal ini.
"Tadi saya dikirimin orang ada guyonan, katanya untuk pilkada itu calonnya ada batas umur juga ya 28 atau berapa ya. Saya nggak tahu mas Kaesang umur berapa," kata Ahok.
Baca Juga: Tegas! Ahok Ogah Dipasangkan dengan Anies Baswedan: Dia Bukan Negarawan
Merry Riana mengatakan, usia Kaesang sudah memenuhi syarat usia calon gubernur dan calon wakil gubernur pada bulan Desember 2024.
Saat ini usia Kaesang masih 29 tahun. Tepat pada 25 Desember 2024 nanti, Kaesang akan berusia 30 tahun. Artinya secara usia, Kaesang belum memenuhi syarat untuk maju di Pilgub DKI 2024.
Menanggapi hal ini, Ahok dengan nada bercanda mengatakan mungkin nanti ada teman atau saudara Kaesang yang mengajukan gugatan ke MK.
"Mungkin nanti ada temannya, ada saudaranya bisa mengajukan ke MK, mungkin ya, saya nggak tahu ya," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
"MK jilid dua dong," ujar Merry Riana sambil tertawa. "Saya nggak tahu. Anda yang ngomong ya disclaimer ya, ini bahaya loh," timpal Ahok.
Berita Terkait
-
Tegas! Ahok Ogah Dipasangkan dengan Anies Baswedan: Dia Bukan Negarawan
-
Bahas Potensi Kaesang Maju Pilgub DKI, Ahok Langsung Singgung Batas Umur: Mungkin Nanti...
-
Momen Ahok Bawa-bawa Veronica Tan Saat Disentil Soal Jokowi: Kalau Saya Bilang Dia Nggak Baik, Semua Marah
-
Cerita Ahok Dilarang Megawati Mundur dari Pertamina demi Ganjar: Kasihan Anakmu Masih Kecil
-
Ahok Bicara Kemungkinan Duet dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI: Enggak Ada Cerita!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan