Suara.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika yang bernama Smith Angelina mengalami nasib tragis di Bali. Ia ditemukan tewas terkubur bersama seorang pria di Yeh Baat Jatiluwih by The Lavana, Jalan Jatiluwih Kawan, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Bali.
Perempuan kelahiran Australia pada 10 september 1976 ini menjadi korban longsor pada Kamis, 14 Maret 2024 sekitar pukul 03.30 dini hari. Nyawanya pun tak tertolong.
Menurut Kepala Pelaksana atau Kalaksa BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri dua korban longsor tersebut merupakan warga negara asing. Baru teridentifikasi satu orang atas nama Smith Angelina N. asal Amerika Serikat.
Tragisnya mereka terkubur saat sedang tidur lelap di villa pada dini hari.
“Kedua turis tersebut sedang lelap-lelapnya tidur. Di atas villa ini ada dua saluran air. Kalau di sini (Tabanan, red) disebut telabah. Yang satu ada betonnya, yang satu masih alami. Nah, yang satu ini jebol hingga akhirnya saluran air di sebelahnya terkikis dan jebol masuk ke dalam villa. Tanah di sebelah saluran air yang ada betonnya itu tergerus ke bawah menjadi longsoran dan menimpa villa. Kira-kira tingginya kurang lebih 35 meter. Material ini yang menimpa villa tempat kedua turis ini tidur lelap,” ucap Srinadha.
Menurut Srinadha vila ini ada di lereng dengan pemandangan sungai di bawahnya sedangkan di utaranya ada hutan.
“Peristiwa ini baru kami ketahui pagi hari dan saya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Tiba di lokasi, kedua korban sudah diangkat dari timbunan longsor,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!
-
April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL
-
Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila
-
Pemerintah Godok Skema untuk Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik
-
AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS
-
Emisi Karbon Terus Naik, Bisakah CO2 Diubah Jadi Produk Berguna?
-
Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata
-
Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
-
Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi