Suara.com - Polisi menyebut Harits Rahman Rizky alias HRR (33) koboi jalanan di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan membeli senjata airsoft gun dari temannya. Airsoft gun yang telah disita sebagai barang bukti itu dibelinya seharga Rp2 juta.
Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol David Y Kanitero mengatakan ini berdasar hasil pemeriksaan terhadap Harits. Menurut pengakuan Harits, penjual airsoft gun tersebut kekinian berada di Padang, Sumatera Barat.
"Tersangka beli dari temannya atas nama Kasman. Saat ini temannya tersebut berada di Padang," kata David kepada wartawan, Minggu (24/3/2024).
Sementara korek api berbentuk senjata api, lanjut David, diakui Harits juga dibeli dari temannya yang bernama Iwan.
"Yang peluru tajam beli online," imbuh David.
Sebagaimana diketahui video aksi koboi jalanan ini viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @jakartaselatan24jam.
Dalam video pelaku dan korban nampak terlibat keributan usai bersenggolan saat mengendarai mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pelaku yang emosi lantas turun dan menantang korban berkelahi. Korban saat itu memilih diam, tak terpancing ajakan pelaku.
Namun saat mobil korban berjalan, tiba-tiba pelaku menodongkan senjata yang belakangan diketahui merupakan airsoft gun.
Baca Juga: Kronologi Aksi 'Koboi' Mampang Acungkan Pistol, Dipicu Saling Senggol di Jalanan
Tak lama setelah kejadian, polisi menangkap pelaku yang belakangan diketahui bernama Harits di kediamannya do Perumahan Griya Cibinong Indah 2, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3). Saat ditangkap ditemukan barang bukti berupa satu pucuk airsofgun, korek berbentuk pistol, dan beberapa butir peluru tajam.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Harist kekinian telah ditahan di Polsek Mampang Prapatan. Dia dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 335 Ayat 1 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?