Suara.com - Salah seorang anggota Satuan Narkoba Polres Indragiri Hilir, Brigadir Oki Bambiantoro terkejut saat seorang pria tiba-tiba mengancam dirinya dan keluarganya dengan senjata tajam (Sajam). Pria itu menghampiri Oki dan kawan-kawan yang sedang menyantap sahur di halaman rumah.
Pria itu membawa senjata tajam diduga jenis parang yang cukup panjang dengan menggunakan topi dan masker. Saat pria bersajam itu menghampiri mereka, keluarga Oki lantas menjauh. Sedangkan Oki dengan sigap mengeluarkan pistol dari saku belakangnya.
Aksi itu viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @kamerapengawas.id pada Selasa (26/03/24).
"Brigadir @okibambiantoroo anggota sat narkoba polres indragiri hilir berhasil mengamankan seorang pria yang mencoba menyerangnya dengan senjata tajam saat sahur dengan memberikan tembakan peringatan ke udara..." tulis caption video tersebut.
Oki lantas menodongkan pistol ke arah pria itu agar ia menurunkan senjata tajamnya. Terdengar dua kali tembakan peringatan ke udara sebelum akhirnya pria itu memasukkan kembali sajam miliknya ke dalam sarungnya.
Setelah memasukan kembali sajam itu ke sarungnya, Oki terus mendekati pria itu dan langsung mengamankannya. Beberapa kawan Oki yang diduga berasal dari Kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk mengamankan pelaku pengancaman itu.
Karena kesal, Oki beberapa kali sempat mengeluarkan kata kasar. Ia juga mengatakan kepada pelaku bahwa aksinya telah terekam cctv.
"Kurang ajar kau, ada CCTV biar masuk kau," ujar Oki dalam video itu.
Sejumlah netizen yang melihat postingan tersebut langsung menertawakan aksi pria itu. Sebagian besar mereka mengatakan bahwa pelaku salah sasaran.
Baca Juga: Ditahan, Ini Sederet Pelanggaran Etik Aiptu FN yang Terancam Hukuman Berat?
"Salah lawan," tulis netizen dengan emoticon tertawa.
"Salah sasaran....." ujar netizen lainnya sambil tertawa.
"Salah masuk kandang," timpal netizen lainnya. (Muhamad Iqbal Fathurahman)
Berita Terkait
-
Ditahan, Ini Sederet Pelanggaran Etik Aiptu FN yang Terancam Hukuman Berat?
-
Fakta Baru Kasus Aiptu FN Tembak Debt Collector, Nopol Mobil Tunggak Cicilan Palsu
-
Polda Minta Aiptu FN Serahkan Diri Kerena Tembak Debt Collector Saat Ditagih Tunggakan
-
5 Fakta Aiptu FN, Polisi Tembak dan Aniaya Debt Collector Karena Ditagih Tunggakan Mobil
-
Pria Ngaku Nabi dan Punya Mukjizat Multisuper Telepati di Sumatera Utara Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos