Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PDIP, Edy Wuryanto, menyinggung soal wacana pengemudi ojek online (Ojol) dan Kurir Logistik ikut diberikan Tunjangan Hari Raya (THR) jelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, ide itu baik, namun Pemerintah dalam hal ini Kemenaker perlu merevisi Permenaker Nomor 6 Tahun 2016.
Hal itu disampaikan Edy dalam Raker Komisi IX bersama Kemenaker di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2024).
"Ide Bu Dirjen (PHI) ini sangat baik jika pekerja ojol dan kurir logistik itu memperoleh THR. Saya kira ini ide baik. Sehingga perlu juga ide bu Dirjen ini mendapat payung hukum," kata Edy.
Pasalnya, kata dia, kekinian pengemudi Ojol dan Kurir Logistik berstatus sebagai pekerja kemitraan bukan termasuk perjanjian pekerja waktu tertentu (PKWT) yang berhak menerima THR dari perusahaan.
"Sementara secara fakta pekerja ojol dan kurir logistik ini bukan termasuk pekerja perjanjian kerja waktu tertentu. Tidak termasuk kategori itu. Tapi masuk dalam pekerja hubungan kemitraan," tuturnya.
Untuk itu, ia menilai perlu adanya revisi dari Permenaker yang mengatur hal tersebut.
"Karena yang kalau tidak (diatur) nanti bias antara PKWT perjanjian kerja waktu tertentu dengan pekerja kemitraan," ujarnya.
"Ini saya kira ini hal yang baik yang dilakukan bu Dirjen PHI tapi lebih bagus lagi kalau permenaker di revisi untuk melindungi itu," sambungnya.
Baca Juga: Lebaran 2024 Tak Lama Lagi, Yamaha Aerox Bisa Jadi Pilihan THR Terbaik, Intip Harga Bekasnya
Menjawab hal itu, pada kesempatan yang sama Menakertrans Ida Fauziyah mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik perihal usulan merevisi Permenaker nomor 6 tahun 2016 tersebut.
"Kami telah melakukan pembahasan bersama dengan kementerian lembaga terkait, dalam hal ini adalah Kemenhub, Kemenkominfo, Kemenkop UKM, Kemenko Ekonomi, KSP, Setneg dan Seskab, dan kami juga telah melakukan FGD beberapa kali untuk menyerap aspirasi dari berbagai organisasi ojol, kurir online serikat pekerja buruh, perusahaan aplikator, serta kami juga melakukan FGD dengan para akademisi," katanya.
"Dari kajian-kajian itu, masukan-masukan FGD tersebut memang kami masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut, terkait dengan status ketenagakerjaan bagi ojol dan kurir online," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Desak Menaker Suruh Perusahaan Beri THR H-14 Lebaran, DPR: H-7 Sangat Rugikan Pekerja!
-
Jangan Terlena Gaji, THR, dan Bonus Datang Bersamaan: Ini Tips Mengelola dan Mengendalikan Saldo Rekening yang Melejit
-
5 Tips Kelola THR Dengan Bijak Supaya Kantong Enggak Jebol, Tentukan Skala Prioritas
-
Lebaran 2024 Tak Lama Lagi, Yamaha Aerox Bisa Jadi Pilihan THR Terbaik, Intip Harga Bekasnya
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!
-
Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!
-
Respons Aksi KPK, DPR: OTT Itu Penting, Tapi Penyelamatan Uang Negara Jauh Lebih Utama
-
Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang