Suara.com - Banyak transportasi umum saat ini, terutama di Indonesia yang menyediakan tempat salat. Salah satunya seperti dalam video yang viral baru-baru ini memperlihatkan beberapa penumpang sedang menunaikan salat di dalam sebuah kapal.
Video tersebut diunggah akun TikTok @fjanshori. Dalam video tersebut terlihat dua orang sedang menunaikan ibadah salat.
Namun, yang unik kedua penumpang tersebut mengarah kiblat yang berbeda. Padahal, keduanya menunaikan ibadah salat bersamaan.
Baca Juga:
"kiblat sesuai keimanan masing-masing," tulis akun tersebut dalam kolom keterangan unggahan dikutip pada Minggu (31/3/2024).
Unggahan itu mengundang perdebatan dari warganet. Ada juga yang mempertanyakan mengenai kesahan salat keduanya.
"itu kan kapal berlayar dgn arah yg sama dn di waktu yg sama tapi kenapa kiblat nya berbeda," komentar akun netizen.
"emngg gak liat kompas gunanya kompas apa," tulis netizen.
Baca Juga: Viral, Seorang Pria Pukul Kepala Bocah Saat Tarawih Tuai Kecaman Netizen
"btw itu hukumnya sah kan?kan kita diarea lautan dan sedang bergerak," komentar warganet lainnya. "setau saya sah karena dalam perjalanan boleh menghadap kemana saja" jawab warganet lainnya.
Baca Juga:
Menentukan Arah Kiblat di Atas Kendaraan
Para ulama telah memberikan tuntunan mengenai arah kiblat bila sedang di atas kendaraan. Mengutip dari NU Online, Abu Bakar Al-Hishni di dalam kitabnya Kifâyatul Akhyâr menjelaskan mengenai arah kiblat bila di atas kendaraan.
يجوز للْمُسَافِر التنقل رَاكِبًا وماشياً إِلَى جِهَة مقْصده فِي السّفر الطَّوِيل والقصير على الْمَذْهَب
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya