Suara.com - Prabowo Subianto meninjau program makan siang untuk siswa saat berkunjung ke China. Tinjauan itu dilakukan di sekolah Beijing No. 2 Middle School, di Dongcheng District, Beijing, China, Selasa (2/4/2024) waktu setempat.
Sebelum meninjau penerapan program makan siang, Menteri Pertahanan RI ini diketahui lebih dulu melakukan pertemuan dengan pejabat tinggi di China, mulai dari Presiden China Xi Jinping pada Senin. Kemudian berlanjut di hari Selasa bertemu PM China Li Qiang dan Menteri Pertahanan China, Dong Jun.
Melalui keterangan yang diterima Suara.com, Rabu (3/4/2024), Prabowo turut didampingi oleh pihak sekolah saat dirinya melihat penerapan program makan siang. Capres terpilih itu melihat bagaimana kantin di sekolah tersebut menyediakan makan siang untuk para siswa.
Baca Juga:
- Gibran 'Contek' Skema Makan Siang Gratis India, Tanya Langsung Ke Dubes Sandeep
- 17 Program Prabowo - Gibran Pemenang Pilpres 2024: Makan Siang Gratis Paling Tenar
Beberapa siswa sedang makan siang di kantin saat Prabowo berkunjung. Terlihat berbagai menu makanan sehat yang sudah tersaji rapi. Menu makanan itu terdiri dari protein hewani, sayur-sayuran, hingga makanan ringan atau snack.
“Sangat sehat,” kata Prabowo dalam keterangannya.
Selain melihat kantin, Prabowo meninjau sekaligus ruangan kelas. Ia disambut dengan tepuk tangan meriah para siswa.
“Ini kelas berapa?” tanya Prabowo pada perwakilan Beijing No. 2 Middle School.
“Ini kelas 9,” jawabnya.
Prabowo kemudian berbincang dengan salah satu murid laki-laki. Ia bertanya kepada murid tersebut terkait apa cita-citanya ketika kelak.
“Kamu mau jadi apa ketika sudah lulus?” tanya Prabowo.
“Ilmuwan,” jawab sang murid.
“Ilmuwan? Sangat bagus,” kata Prabowo sembari menyemangati anak murid itu.
“Jiayou!” kata Prabowo dalam bahasa China.
Usai meninjau Beijing No. 2 Middle School, Prabowo berpamitan dan memberikan cinderamata berupa pin sebagai kenang-kenangan.
Berita Terkait
-
Relawan Ungkap Pembicaraan Jokowi Di Istana Soal Kabinet Prabowo, Ini Bocorannya
-
Desa Cileuksa Jadi Sorotan Sidang Sengketa Pilpres, Sosok Ini Punya Pengaruh Besar
-
Bertemu di Istana, Relawan Sebut Jokowi Tak Mau Campuri soal Menteri di Kabinet Prabowo
-
Bertemu di China, Ini yang Dibahas Prabowo dengan PM Li Qiang
-
Dapat Pesan Khusus dari Prabowo, AHY Diminta Siapkan Kader Demokrat Jadi Menteri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Ketua DPRD DKI Minta 13 Sungai Jakarta Dikeruk hingga 5 Meter untuk Halau Banjir
-
Adies Kadir Bukan lagi Kader, Bahlil: Golkar Sudah Wakafkan untuk Jadi Hakim MK
-
Suap Pengurusan Jabatan di Kabupaten Ponorogo: Saksi dari Dokter Mangkir, KPK Beri Peringatan Keras!
-
Kajari Sleman Minta Maaf di DPR, Siap Jalankan Instruksi Hentikan Kasus Hogi Minaya
-
Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!