Suara.com - Pengamat politik M Qodari berikan sindiran telak yang ditujukan kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Menurut Qodari, pada Pemilu 2024 Hasto tak lagi bersinar seperti di 2019 malah bisa dbilang 'terkubur'.
Qodari menyayangkan sikap dari Hasto yang pada Pemilu 2024 tidak mau bersandar pada data dan fakta. Disebut oleh Qodari bahwa analisa dan pernyataan Hasto tidak berpijak pada data dan fakta.
"Kita tidak membicarakan fakta dan data yang rumit, tapi soal hasil Pilpres 2024. Seperti pernyataan (Hasto) bahwa hasil pemilu di luar negeri dimenangkan oleh Ganjar-Mahfud, tapi faktanya yang menang Prabowo-Gibran," ungkap Qodari seperti dikutip, Rabu (3/4).
Baca juga:
"Cara kita melihat Hasto itu berbeda dengan dulu dan sekarang. Di 2024, mas Hasto terkubur, pada 2014 dan 2019 dia bersinar," kata Qodari.
Ia kemudian menyebut soal joke yang baru dibacanya. Joke itu kata Qodari membandingkan Ganjar Pranowo dengan token listrik. "Makin kecil, makin berisik,"
"Tapi menurut saya, di sidang MK ini, itu mas Hasto bukan mas Ganjar. Mas Hasto seperti token listrik, semakin kecil semakin berisik, buktinya kan mas Hasto dekat-dekat sidang MK makin sering muncul," ucap Qodari.
Qodari juga menyoroti pernyataan Hasto yang menyamakan Gibran Rakabuming Raka dengan sopir truk pelaku tabrakan beruntun di GT Halim Utama beberarpa waktu lalu.
Baca juga:
Baca Juga: Ungkit Sirekap di Sidang MK, Ahli KPU: Capek Ribut-ribut di Sini, Gak Ada Gunanya!
Qodari lalu menyerang balik pernyataan Hasto itu. Menurut Qodari, justru Hasto yang belum cukup umur. Disampaikan oleh Qodari, bahwa Hasto tak mampu melakukan navigasi kondisi politik Indonesia.
"Saya melihat dalam konteks kali ini, yang lebih mirip dengan sopir truk di GT Halim Utama itu mas Hasto. Mas Hasto gak cukup umur dalam menavigasi politik Indonesia, dalam menavigasi PDIP buktinya nabraknya PDIP sampai terguling," ucap Qodari.
Hasto Tegaskan Hak Angket di Jalur Tepat
Sementara itu, Hasto mengklaim bahwa progres pengajuan hak angket sudah sempurna, sehingga tinggal menunggu momentum.
"Ya progres kami sempurna," ujar Hasto saat ditemui awak media seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya, hingga kini hak angket untuk usut dugaan kecurangan penyelenggaraan Pemilu 2024 belum secara resmi diusulkan di DPR RI. Meski demikian, Hasto mengakui perkembangan sudah baik.
Berita Terkait
-
Ungkit Sirekap di Sidang MK, Ahli KPU: Capek Ribut-ribut di Sini, Gak Ada Gunanya!
-
Sidang Sengketa Pilpres 2024: Ahli Tegaskan Sirekap Tak Bisa Jadi Alat Bantu Kecurangan
-
Ahli Komputer Jelaskan Keunggulan Sirekap Di Sidang MK: Akurasi 99% Baca Tulisan Tangan
-
Sidang Sengketa Pilpres 2024: Giliran KPU-Bawaslu Hadirkan Saksi dan Ahli
-
INFOGRAFIS: Nihil Kesepakatan, Hak Angket Pilpres 2024 Hanya Angan-angan?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?