Suara.com - Petugas menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow menyusul padatnya arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pada H-5 atau 5 hari sebelum Lebaran 2024.
Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, dalam keterangannya mengatakan bahwa penerapan contraflow atas diskresi pihak kepolisian.
Pada Jumat (5/4/2024) pukul 18.18 WIB, petugas melakukan contraflow, mulai dari KM 70 sampai KM 55 Tol Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Mulai 5 April, Polda Metro Jaya Berlakukan Contraflow di KM 32-72 Tol Japek
Disebutkan bahwa contraflow diterapkan karena kondisi arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek memasuki Jumat malam mulai mengalami peningkatan.
Perseroan Terbatas (PT) Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, dan memastikan saldo uang elektronik cukup.
Baca Juga: Catat! Kebijakan Contraflow, One Way, dan Ganjil Genap untuk Mudik Lebaran Mulai Diterapkan Besok
Selain itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area.
Selain di Tol Jakarta-Cikampek, lanjut dia, peningkatan kendaraan juga terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali Sri Mulyo memprediksi volume lalu lintas arus mudik Lebaran pada Jumat mencapai 105.000 kendaraan. Realisasinya, sebanyak 7.735 kendaraan tercatat melintasi tujuh gerbang tol sayap ruas Tol Cipali pada Sif I (06.00–14.00 WIB).
Jika dibandingkan dengan jumlah volume lalu lintas Sif I pada hari Kamis (4/4) terdapat peningkatan sebesar 11,89 persen. Secara keseluruhan, pada hari Kamis tercatat 94.000 kendaraan melintasi ruas Tol Cipali. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, PNM Fasilitasi Ratusan Karyawan dan Nasabah
-
Berkendaraan Lewat Tol Melawan Arus Mudik, Perhatikan Rencana Rekayasa Lalu-Lintas
-
Mudik Naik Mobil, Ini 7 Cara Mencegah Sakit Pinggang Akibat Terlalu Lama Duduk
-
Mudik Lebaran 2024 Pakai Mobil Pribadi Lintas Pulau Terapkan Geofencing, Apakah Itu?
-
Disdukcapil Ingatkan Pemudik Tak Ajak Keluarga saat Balik ke Jakarta: Jangan Cuma Modal Nekat, Nyusahin Diri Sendiri!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist