Suara.com - Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengemukakan hingga Selasa (16/4/2024) pemudik yang kembali ke sejumlah stasiun di wilayah operasional Jakarta masih cukup tinggi.
Ixfan mengemukakan masih ada puluhan ribu penumpang yang tiba di sejumlah stasiun yang berada di wilayah Daop 1 Jakarta, yang meliputi Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Jakarta Kota, Cikarang, Karawang, dan Cikampek.
"Arus balik pengguna kereta api jarak jauh yang tiba di area Daop 1 masih tinggi, mencapai 47 ribu lebih, sementara keberangkatan berangsur normal," kata Ixfan saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (16/4/2024).
Ixfan mengatakan, dari puluhan ribu penumpang yang melakukan arus balik menggunakan kereta api, mayoritas turun di Stasiun Senen.
Jumlahnya mencapai 18.600 penumpang. Sementara penumpang yang turun di Stasiun Gambir, mencapai 14.400 penumpang.
"5.450 penumpang di Stasiun Bekasi, 4.350 penumpang di Stasiun Jatinegara dan sisanya penumpang turun di Stasiun Jakarta Kota, Cikarang, Karawang dan Cikampek,” jelas Ixfan.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak dua kali lipat, jika dibandingkan dengan masa normal.
Mengingat terjadi lonjakan penumpang, Ixfan mengaku, pihaknya telah menambah jumlah kursi tunggu yang berada di sekitar stasiun.
“Diharapkan bagi penumpang yang baru tiba dan menunggu jemputan tidak berdiri dan meletakan barang nya pada area tertentu yang dapat menggangu arus lalu lalang penumpang lain di stasiun,” jelasnya,
Baca Juga: Arus Balik Selesai, DKI Bakal Kebanjiran 15 Ribu Pendatang Baru, Pemprov Janji Bakal Lakukan Ini
Keberangkatan
Sebelumnya diberitakan, setelah Hari Raya Idul Fitri, Ixfan mengatakan keberangkatan penumpang di Stasiun Senen tidak sepadat saat menjelang hari raya.
Masyarakat yang berangkat meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Pasar Senen, mencapai 18.500 orang.
"Berangsur normal, namun jika dibandingkan dengan hari-hari biasa masih tergolong tinggi. Secara total terdapat 26.600 pengguna, berangkat dengan jumlah sekitar 18.500 penumpang untuk keberangkatan awal KA dari Stasiun Pasar Senen dan 7.800 penumpang dari Stasiun Gambir," katanya.
"Okupansi penumpang keseluruhan mencapai 71 persen dari total ketersediaan tempat duduk. Untuk hari ini KA tambahan masih dijalankan, total terdapat 78 KA yang berangkat dimana 38 KA berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 40 KA lainnya berangkat dari Stasiun Gambir," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover
-
Terungkap! Peran Eks Direktur SMP di Kasus Chromebook Bikin Heboh
-
Resmi! Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perbaikan Daycare Usai Marak Kekerasan Anak
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR