Suara.com - RKS, pemuda berusia 21 tahun nasibnya berakhir didor polisi karena nekat melawan saat hendak ditangkap. Buntut dari aksinya itu, RKS yang terlibat dalam komplotan pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Jakarta Barat itu tak bisa berjalan normal.
Ketika dihadirkan di depan awak media, RKS cuma bisa meringis kesakitan akibat timah panah yang menembus betis di bagian kaki kirinya.
Saking tidak mampu berjalan sendiri, RKS yang kaki terbalut perban itu terpaksa harus dibantu petugas dari Polsek Tambora dengan menggunakan kursi roda.
Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida mengataku tersangka RKS terpaksa dilumpuhkan dengan peluru karena sempat melawan saat ditangkap.
“Yang bersangkutan mengeluarkan samurai saat hendak diringkus petugas,” kata Donny saat di kantornya, Kamis (25/4/2024).
Donny mengatakan, dalam aksinya, RKS dibantu demgan dua rekannya yakni RS (28), dan BS (25).
Selama beraksi, RKS berperan sebagai eksekutor, RS berperan sebagai eksekutor.
Sementara BS tersangka lain berperan sebagai joki dalam menjalankan tugasnya.
Total, ada 37 motor curian yang disita oleh petugas, dengan jenis dan merek berbeda.
Donny mengatakan, puluhan motor tersebut disembunyikan dalam sebuah rumah kontrakan di Jalan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat.
Dari puluhan motor tersebut, ada sebagian motor tersebut yang sudah diperjual-belikan, rata-rata mereka memperjual-belikan motor curian tersebut lewat online senilai Rp2 juta.
Sembari menunggu motor tersebut laku terjual, pelaku menyewakan motor-motor tersebut dengan nominal Rp30 ribu per hari.
Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 363 tentang Pencurian, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Hilang saat Berteduh jelang Subuh, Kini Wajah Saeful Kegirangan Lihat Motor Honda Beatnya Ditemukan Polisi
-
Berkeliaran di Jakarta Barat, Trio Maling Ini Sudah Gasak 37 Sepeda Motor
-
Viral Karyawan Swalayan di Medan Gagalkan Pencurian Kereta
-
Pencuri Rokok Viral, Nekat Bobol Plafon Minimarket dan Kabur Lewat Atap Rumah Warga
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag