Bintoro menerangkan bahwa pihaknya juga menemukan bekas tembak di mobil yang ditumpangi oleh Brigadir RA.
Senjata yang digunakan
AKBP Bintoro menerangkan bahwa pihaknya menemukan senjata api HS Kaliber 9 MM di dekat jenazah RA.
"Saat kami melaksanakan olah TKP, kami menemukan barang bukti di dalam mobil tersebut, satu senpi HS kaliber 9 mm," kata Bintoro.
Polisi periksa 13 saksi
Bintoro menerangkan bahwa pihaknya telah memeriksa 13 orang saksi akibat peristiwa tersebut. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan rekaman CCTV.
"Sejauh ini 13 orang saksi pemeriksaan dan ada CCTV yang berhasil kami ambil," kata Bintoro.
Bintoro menyebut berdasarkan pada keterangan para saksi, rekaman CCTV dan barang bukti yang ada, peristiwa tersebut adalah karena bunuh diri.
"Kami bisa mengambil kesimpulan untuk sementara bahwa dugaan yang bersangkutan bunuh diri," katanya.
Baca Juga: Pendidikan dan Karier Brigadir RA yang Bunuh Diri di Mampang, Sempat Bertugas di Manado
Jenazah dibawa Ke RS Polri Kramat Jati
Jenazah Brigadir RA ini tengah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.
"Masih di (RS Polri) Kramat Jati," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal.
Ade menyebut pihak keluarganya akan mengambil jenazah korban dan akan dibawa ke Manado, Sulawesi Utara.
Namun ia masih belum bisa memastikan kapan waktunya. Ia menyebut pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
-
Pendidikan dan Karier Brigadir RA yang Bunuh Diri di Mampang, Sempat Bertugas di Manado
-
Gunakan Crime Science Investigation, Polisi Manado Tewas Dalam Mobil Alphard Disimpulkan Karena Bunuh Diri
-
Anggota Polresta Manado Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Pihak Keluarga Datangi TKP
-
Kronologi Brigadir RAT Ditemukan Tewas di Mobil Alphard, Diduga Bunuh Diri
-
Cerita Ketua RT di Mampang Takut Tapi Penasaran Lihat Polisi Tewas Bunuh Diri, Kepala Korban Bolong!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional