Suara.com - Kepolisian Resor Bogor menangkap anggota ormas berinisial HM (50) yang mengacungkan golok kepada petugas medis di Puskesmas Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Perlu kami tegaskan dan sampaikan bahwa HM ini adalah yang melakukan pengancaman dengan golok ke salah satu dokter," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Senin (29/4/2024).
Baca Juga: Sekelompok Ormas Amuk Petugas Puskesmas Leuwisadeng Bogor
Ia menjelaskan, HM ditetapkan sebagai tersangka setelah aksinya mengintimidasi petugas medis bersama bersama beberapa anggota ormas lainnya pada 22 April 2024.
Saat itu, kata Rio, HM yang merupakan ketua RW setempat mengaku tak dilayani ketika berobat di Puskesmas Leuwisadeng, sehingga meninggalkan puskesmas itu, namun kembali bersama teman-temannya dengan membawa senjata tajam berupa golok.
"Dia merasa tidak dilayani oleh puskesmas tersebut, seharusnya dia melaporkan kepada pimpinan di situ (puskesmas) dan meminta bantuan," kata dia.
Baca Juga: Temui Ketua Ormas dan Abuya Muhtadi, Polisi Minta Warga Tak Sweeping Bank Keliling
Rio mengaku akan mengusut tuntas kasus tersebut dengan memeriksa beberapa anggota ormas BPPKB lainnya yang terlibat.
"Oleh sebab itu ini menjadi atensi khusus, agar seluruhnya bisa terungkap sampai ke akar-akarnya. Saya meminta sabar, dalam waktu dekat saya akan mengungkap lebih jauh lagi," ujar Rio.
Tersangka HM terancam dijerat Pasal 335 Ayat (1) tentang Pengancaman dengan hukuman 1 tahun penjara dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Tampang Jagoan Diduga Oknum TNI Aniaya Sopir Mobil Catering
-
Daftar Ormas yang Akan Dibolehkan Kelola Tambang, Ada NU
-
Detik-detik Ibu Pengemis yang Viral Paksa Orang Sedekah Diamankan Satpol PP Bogor
-
Jokowi dan PM Lee Saling Kenalkan Pemimpin Baru Indonesia-Singapura: Prabowo dan Lawrence Wong
-
Isi Pertemuan Jokowi dan PM Singapura: Mulai dari Implementasi Perjanjian hingga Kerja Sama Produk Halal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!