Suara.com - Mantan capres nomor urut 01, Anies Baswedan usai kalah di Pilpres 2024 banyak menghabiskan waktu bersama keluarga serta mengunjungi sejumlah tempat di Indonesia.
Anies misalnya menyempatkan datang ke Aceh. Ia bercengkrama dengan para warga sekitar serta mencicipi kuliner di Bumi Serambi Mekah. Anies Baswedan seperti dilihat dari video unggahan akun X miliknya juga sempat berbelanja kebutuhan seperti peci.
"Ngopi (lagi) sekaligus sarapan nasi bu prang bersama jemaah subuh masyarakat Aceh di Warung Kopi Kawamata, Mangga Dua, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Sabtu(4/5)," tulis caption unggahan video Anies seperti dikutip, Minggu (5/5).
Baca juga:
Anies di Aceh juga menyempatkan diri bertemu dan bertukar pikiran dengan Cendekiawan Aceh dan Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Prof Ahmad Humam Hamid.
Yang tak kalah menarik, usai Pilpres 2024, Anies diketahui juga mengubah foto profil di akun sosial media miliknya, X dan Instagram.
Selama kontestasi Pilpres 2024, Anies memajang foto profil seperti foto di surat suara Pemilu, yakni jas hitam, kemeja putih, dasi dan peci.
Namun usai KPU mengumumkan hasil Pilpres 2024 dengan pemenang paslon 02 Prabowo-Gibran, Anies mengubah foto profil akun sosmed miliknya.
Baca juga:
Baca Juga: SBY Sebut Prabowo Subianto Terpilih Karena Kehendak Rakyat Indonesia
Anies kini memajang foto ilustrasi dirinya yang tampak kenakan kemeja biru lengan panjang dan kaos warna putih. Kemeja di foto sosmed Anies identik dengan warna khas paslon 02, Prabowo-Gibran yakni warna biru muda.
Foto profil yang baru itu dipasang Anies di akun Instagram dan X miliknya. Di foto itu, Anies tampak juga melipatkan kedua tangannya. Serta posisi lengan baju yang digulung.
Apakah foto baru Anies Baswedan itu sebagai kode dirinya bersedia atau mau diajak oleh Prabowo-Gibran di pemerintahan baru?
Beberapa waktu lalu, Anies sempat buka suara perihal rumor tawaran ia diajak bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran. Anies tak mengiyakan ataupun menolak perihal rumor itu.
Anies hanya menegaskan bahwa proses penyusunan kabinet Prabowo-Gibran masih lama. Ia pun tak mau berandai-andai perihal rumor itu.
"Masih lama proses kabinet juga," ujarnya seperti dikutip.
Berita Terkait
-
SBY Sebut Prabowo Subianto Terpilih Karena Kehendak Rakyat Indonesia
-
Prabowo Bakal Bentuk Presidential Club, Mardani Ali Sera: Ide Ini Menarik
-
Soal Isu Partai Perubahan, Anies: Saya Tidak Ada Rencana Bikin Ormas Apalagi Partai
-
Gerindra Sebut Tak Ada Penolakan dari Partai Gelora ke PKS Gabung Koalisi Prabowo-Gibran
-
Apa Itu Presidential Club Bentukan Prabowo? Cuma Mantan Presiden Ini yang Bisa Ikut
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara