Suara.com - Humas Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadie menjelaskan pihaknya menyiapkan 1.300 kursi di Gereja Katedral bagi umat yang menjalankan ibadah Misa pada Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Susyana menjelaskan untuk kursi di dalam Gereja Katedral sendiri hanya tersedia untuk 800 jemaat.
“Di dalam gereja akan menampung kapasitas 800 orang,” kata Susyana di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2024).
Kemudian, dia juga menyebut pihaknya menyiapkan kursi di Plaza Maria sekitar 400 sampai 450 buah.
Namun, jelang pelaksanaan Misa siang, Susyana mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 1.300 kursi untuk para jemaat.
“Sekarang sudah sampai 1.300 kursi,” ujar Susyana.
Sekadar informasi, dalam perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus ini, Gereja Katedral menggelar tiga sesi ibadah Misa yang masing-masing dimulai pada pukul 06.00 WIB, lalu 12.00 WIB, dan terakhir pada 18.00 WIB.
Adapun tema yang dibawa pada Misa hari ini ialah “Menjadi Pembawa Kabar Suka Cita”.
Misa pada pagi tadi dipimpin oleh Romo Edi Muljono, diikuti oleh Romo Yohanes Deodatus yang memimpin Misa siang, lalu Romo Yusup Edi Muljono akan memimpin Misa sore.
Baca Juga: Hari Kenaikan Yesus Kristus, Gereja Katedral Disterilisasi Tiap Jelang Sesi Misa
Berita Terkait
-
Anjing Pelacak Berkeliling Sebelum Misa Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katedral Jakarta
-
Kumpulan Poster Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2024, Download di Sini
-
Khotbah Misa Natal Kardinal Suharyo: Banyak Anak Kurang Gizi, Tapi Sampah Makanan Capai Rp 330 Triliun
-
Mahfud MD Datangi Gereja Katedral: Saya Gembira Umat Kristiani Bisa Beribadah Dengan Aman
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi