Suara.com - Long weekend atau libur dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada 9-10 Mei 2024 membuat jalur Puncak bakal mengalami kepadatan.
Untuk itu, Polres Bogor menerapkan one way arah atas di kawasan jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kepala Satlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, rekayasa lalu lintas berupa one way ke arah atas sudah di laksanakan mulai Kamis (9/5/2024) sekira pukul 07.45 WIB pagi dan saat ini masih berlangsung.
"Sekarang lagi pembukaan one way arah puncak, (Lalulintas) cukup padat. Kalau nggak padat nggak oneway," kata Rizky Guntama dikutip dari Metropolitan.id (Jaringan SuaraBogor.id), Jumat (10/5/2024).
Rizky Guntama mengungkapkan, dirinya belum bisa memprediksi jadwal penerapan one way yang berlangsung secara situasional melihat arus lalulintas yang melintas.
"Sampai jalannya secara situasional bagaimana arus yang terpending panjangnya sampai dengan perbatasan Cianjur atau tidak," ucapnya.
Rizky Guntama memprediksi akan terjadinya kepadatan lalu lintas yang meningkat pada dua hari ke depan.
"Prediksi (kepadatan) pada Jumat dan Sabtu untuk arus naik," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai, Wamensos: Ini Perintah Presiden
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional