Suara.com - Air zamzam memang kerap menjadi oleh-oleh atau buah tangan para jemaah haji di dunia. Meski demikian, para jemaah haji diingatkan Kementerian Agama (Kemanag) agar tidak membawa air zamzam berlebihan alis menyelundupkan.
Penegasan ini diberikan agar calon jemaah haji asal Indonesia terhindar dari denda yang akan dikenakan oleh otoritas negara Arab Saudi.
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Jaja Jaelani mengungkapkan jika pemeriksaan akan dilaksanakan disiplin pada barang bawaan jemaah haji.
“Tolong diatur apa yang boleh dan tidak boleh bapak dan ibu bawa. Jangan sampai ada jemaah berusaha memasukkan air zamzam ke dalam koper, sebab akan diperiksa petugas,” ujar Jaja Jaelani, Minggu (12/5/2024).
Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kuota batasan jika setiap jemaah haji jatah 5 liter air zamzam yang legal untuk dibawa ke Indonesia.
“Saya ingatkan jangan tambah lagi air zamzam ke dalam koper karena itu akan dibongkar. Bapak dan Ibu akan terkena denda,” ujarnya menerangkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Mahyudin, menyatakan bahwa jemaah calon haji embarkasi Padang akan diterbangkan dalam 17 kelompok terbang (kloter).
Penerbangan pertama akan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2024 pukul 18.25 WIB menuju Madinah menggunakan Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 960, yang menandai dimulainya musim haji bagi jemaah dari Sumatera Barat tahun ini.
“Insyaallah jemaah haji kloter pertama akan kembali ke Tanah Air pada 22 Juni 2024 di Bandara Internasional Minangkabau pukul 23.30 WIB,” tambah Mahyudin.
Baca Juga: Tips untuk Jemaah Haji Indonesia Hadapi Cuaca Panas di Madinah
Berita Terkait
-
Tips untuk Jemaah Haji Indonesia Hadapi Cuaca Panas di Madinah
-
Ini Lokasi Menginap Jemaah Haji di Madinah, Ada yang Jaraknya 50 Meter dari Masjid Nabawi
-
Ada Potensi Keterlambatan Kedatangan Jemaah Haji, Begini Solusi Kemenag
-
Begini Solusi Kemenag Cegah Potensi Keterlambatan Kedatangan Jemaah Haji
-
Imbauan PPIH: Ibadah Arbain Tak Hanya di Masjid Nabawi
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo