Suara.com - Universitas Riau (Unri) tengah menjadi perbincangan usai di lingkungan kampus tersebut ditemukan narkoba jenis ganja beberapa waktu lalu.
Bahkan penemuan barang haram itu membuat Polsek Tampan Pekanbaru dan pihak kampus membongkar dan membakar bangunan liar yang diduga digunakan sebagai tempat pesta narkoba.
Kapolsek Tampan Kompol Asep Rahmat mengatakan pembongkaran tersebut dilakukan atas permintaan kampus pada Rabu 8 Mei 2024 pagi.
"Benar, sudah kami tindaklanjuti atas permintaan pihak kampus untuk pendampingan dalam penertiban sekitar pukul 09.00 WIB,” ujarnya kepada Suara.com, Jumat (10/5/2024).
Kekinian, Polsek Tampan melakukan penyelidikan terhadap dugaan peredaran narkoba di lingkungan Unri.
Asep menyampaikan jika pembongkaran tersebut dilakukan terkait adanya penemuan paket ganja di sekitar Markas Mahasiswa Pecinta Alam kampus. Kegiatan itu dihadiri sejumlah perwakilan kampus, personel Polsek Tampan hingga Babinsa Kelurahan Simpang Baru.
Kapolsek mengatakan terkait penemuan ganja saat ini sedang diproses dengan status penyelidikan.
"Dalam proses lidik," jelas Kompol Asep.
Terkait sering digunakan untuk pesta narkoba, Kompol Asep menjawab dengan singkat.
"Ada indikasi seperti itu," ungkap dia.
Diketahui, paket ganja itu awalnya ditemukan sekuriti saat melakukan bersih-bersih lokasi. Pihak kampus kemudian melaporkan ke polisi.
Polsek Tampan belum menentukan siapa tersangka atas kepemilikan ganja kering tersebut. Namun saat ini barang bukti itu sudah disita dan diamankan.
Berita Terkait
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu
-
Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?