Suara.com - Miliarder asal Amerika Serikat, Elon Musk memamerkan kegiatannya saat ke Indonesia lewat akun X pribadinya @elonmusk, Senin (20/5/2024).
Dalam cuplikan video stasiun TV nasional, nampak Elon Musk mengenakan batik berwarna hijau dengan pengawalan dikerubungi wartawan. Bos platfrom X ini menjawab pertanyaan usai peresmian layanan Starlink miliknya di Puskesmas Pembantu, Desa Sumerta Kelod, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu (19/5/2024).
"Bringing connectivity to remote communities radically improves access to education and economic opportunities," tulis pendiri SpaceX itu menjelaskan video yang diunggahnya.
Outfit yang dipakai Elon Musk menuai sorotan. Rupanya, CEO Tesla itu mengenakan batik asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Batik Donggala tersebut berasal dari desa kecil yang juga tempat dengan banyak nikel. Batik ini lebih dikenal sebagai batik motif Bomba yang merupakan tenun khas kabupaten tersebut.
Yang membanggakan, batik Buya Bomba telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO pada tahun 2015.
Jenis motif Buya Bomba sering dipakai untuk pernikahan dan acara-acara pemerintahan, namun saat ini sudah dimodifikasi untuk fesyen jadi bisa dipakai ke acara apa pun.
Kain tenun Donggala dalam perkembangannya sejak masa pendudukan Belanda. Tenun ini merupakan perpaduan antar kerajaan-kerajaan di Sulteng dan Bugis pada saat itu.
Dari perpaduan antar kerajaan ini dihasilkan kain tenun Donggala yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat dan lambang status sosial masyarakat.
Elon Musk ternyata juga pernah memakai batik yang sama dalam forum yang diselenggarakan di Indonesia. Ketika itu, Elon secara virtual hadir dalam rangkaian B20 Summit yang digelar di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11/2022).
Diketahui, Elon Musk akan menghadiri langsung acara World Water Forum (WWF) ke-10 Bali yang digelar di Bali pada 20-25 Mei 2024. Dia sudah di Indonesia sejak Minggu (19/5/2024).
Elon Musk menjadi pembicara di gelaran WWF yang rencananya dibuka oleh Presiden Jokowi pada Senin 20 Mei 2024.
Berita Terkait
-
Jadwal Operasional BRI Wilayah Bali saat Libur Nyepi dan Idulfitri 2026
-
Takbiran Bareng Nyepi, Habib Jafar Ingatkan Toleransi Bagian Ajaran Islam
-
Cuma di Bali! Saat Nyepi, Bandara Internasional Bisa Tutup Total Seharian
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok