Suara.com - Salah satu politisi Partai Golkar yang mengikuti penjaringan bakal calon Wali Kota Cilegon dari Partai Demokrat, Robinsar baru-baru ini tampak menemui Ketua DPD Demokrat Provinsi Banten, Iti Octavia Jayabaya.
Kedatangan Robinsar menemui Iti Octavia Jayabaya tentunya tak sendirian. Ketua PSSI Kota Cilegon itu ditemani Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Tb Iman Ariyadi saat menemui mantan Bupati Lebak dua periode itu.
Robinsar juga tampak ditemani beberapa caleg DPRD Kota Cilegon terpilih saat menemui pimpinan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di tingkat Banten itu.
Menurut informasi yang dihimpun Robinsar menemui Iti di kediamannya di Lebak pada Senin (20/5/2024) kemarin. Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Eko Susilo pun membenarkan pertemuan pimpinannya dengan bakal calon Wali Kota Cilegon itu.
"Betul, pertemuan itu Kemarin di rumah Ibu Ketua DPD (Iti Octavia Jayabaya). Itu silaturahmi lah," kata Eko saat dikonfirmasi melalui telpon, Selasa (21/5/2024).
Menurutnya, pertemuan tersebut adalah pertemuan informal, bukan hanya Robinsar nanti bakal calon kepala daerah lain yang mendaftar pada penjaringan juga akan bertemu dengan Ketua Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya.
"Sebenarnya itu dibawa DPC juga ke Ketua DPD. Jadi yang sudah daftar itu dipertemukan dengan Ketua DPD. Semuanya nanti, tidak hanya Robinsar," ungkapnya. "Karena kebetulan yang bisa yang duluan, Robinsar," sambungnya.
Eko mengungkapkan, pertemuan itu untuk saling mengenal antara Partai Demokrat dengan bakal calon.
"Biasa, warming up. Supaya saling mengenal. Kan Robinsar orang baru, Kita belum tahu gimana, segala macamnya. Kenal dulu lah. Tahu background dulu. Kalau formal kan tidak bisa leluasa kita mengenal, kalau informal banyak info yang kita dapat," terangnya.
Eko menyatakan, pertemuan itu masih sebatas pertemuan awal. Saat ini, perpolitikan di Kota Cilegon masih cair dan hangat.
"Itu masih panjang. Kita kan baru bertemu dengan Robinsar, masih cair lah. Hangat dan cair," paparnya.
Eko menyatakan, Demokrat pasca penjaringan kepala daerah tingkat kota/kabupaten selesai digelar, tahapan selanjutnya diserahkan kepada DPC.
"Kalau Pilkabkot, tergantung dari DPC masing-masing. Apakah dengan visi misi atau langsung penjaringan secara internal kemudian surat tugas, rekom," paparnya.
Sementara, Bakal Calon Wali kota Cilegon, Robinsar belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut.
"Nanti saya telepon ya," ungkap Robinsar lewat pesan singkat whatsapp.
Berita Terkait
-
ASN Cilegon Dilarang Hedon dan Dinas Luar Kota, Wali Kota Terapkan Aturan Ketat
-
Update Pertemuan Wali Kota Cilegon dengan BKPM Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek
-
Profil dan Agama Robinsar Wali Kota Cilegon
-
Quick Count Indikator Politik Indonesia: Robinsar-Fajar Raih 51 Persen di Pilkada Cilegon
-
Paslon Robinsar-Fajar Daur Ulang APK Jadi Aneka Barang Bermanfaat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak
-
MK Minta Pemohon Uji Materi KUHP dan KUHAP Baru Cermati Gugatan Agar Tidak Bersifat Prematur